Tepuk Jidat! Proyek SPAM PDAM Way Rilau Merugi Rp12 Miliar Lebih

- Jurnalis

Kamis, 27 Januari 2022 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan anggota Komisi V DPR RI ke proyek SPAM PDAM Way Rilau, Kamis (27/1/2022). Foto: Sulaiman

Kunjungan anggota Komisi V DPR RI ke proyek SPAM PDAM Way Rilau, Kamis (27/1/2022). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Proyek Strategis Nasional Sistem Penyediaan Air Minum (PSN SPAM) yang diinisiasi PDAM Way Rilau bekerjasama dengan PT Adhya Tirta Lampung (PT ATL) ternyata merugi.

Angka kerugian proyek Pemerintah Kota Bandarlampung dan Pemerintah Pusat ini sangat besar, mencapai Rp12,787 miliar pada tahun 2021.

Padahal, nilai investasi yang dikucurkan termasuk fantastis Rp1,3 triliun. Modal awal PT ATL Rp485 miliar untuk sarana produksi dan pipa transmisi dan APBN Rp559 miliar untuk Viability Gap Found (VGF/dukungan kelayakan) dan pembangunan jaringan distribusi utama dan pembagi.

Lalu, Pemerintah Kota Bandarlampung Rp150 miliar untuk pembangunan jaringan distribusi tersier. Sementara, PDAM mengeluarkan anggaran penyambungan sambungan rumah Rp131 miliar.

Data yang diterima Rilis.id Lampung (Group lampungcorner.com) ditemukan sejumlah permasalahan dalam pengerjaan proyek tersebut. Di antaranya:

1. Pemasangan sambungan rumah (SR) oleh PDAM Way Rilau tidak berjalan sesuai rencana karena keterlibatan pemasangan dalam pembangunan jaringan perpipaan.

2. Tahun pertama target pemasangan 14.000 SR hanya terealisasi 4.934 SR atau 35 persen.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

3. Tahun pertama tagihan Air Curah per bulan mencapai Rp2 miliar dan terbayar Rp500 juta.

4. Tahun kedua tagihan Air Curah per bulan bertambah mencapai Rp3,6 miliar.

5. Sampai Desember 2021, total tagihan Air Curah sebesar Rp26,939 miliar dan baru terbayar oleh PDAM Way Rilau Rp5,1 miliar. Artinya, terutang Rp21,834 miliar.

Menanggapi permasalahan tersebut, anggota Komisi V DPR RI Roberth Rouw menilai terdapat kejanggalan bisnis proyek SPAM ini.

Menurutnya, kerugian tersebut ditimbulkan karena tidak tercapainya target pembangunan sambungan rumah oleh PDAM Way Rilau.

“Seharusnya bisa mencapai 60 ribu sambungan, namun ini hanya tercapai 4 ribu saluran,” cetusnya.

Karenanya, dia meminta evaluasi dan secara bertahap mengejar target 60 ribu sambungan.

“Jadi, tidak serta Merta karena tidak mungkin suatu proyek selesai langsung bisa bayar,” ungkapnya saat memimpin rombongan anggota Komisi V meninjau reservoir PDAM Way Rilau di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Kamis (27/1/2022).

Baca Juga :  Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Roberth mengatakan pihaknya akan membawa permasalahan ini dalam rapat komisi bersama Pemerintah Pusat.

“Kerugian itu sama-sama kita tangani karena air adalah sumber kehidupan masyarakat,” tutup dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menerangkan permasalahan ini kemungkinan adanya miskomunikasi di awal.

“Yang penting tadi sudah disampaikan keluh kesah kepada DPR RI dan Kementerian PUPR,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur PDAM Way Rilau, Suhendar Zuber menerangkan PDAM dan Pemkot Bandarlampung hanya sebagai PJPK (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama). Namun, mereka terkendala anggaran akibat Covid-19.

“Kita sudah berupaya mengajukan DAK melalui Kementerian PUPR sebesar Rp27,9 miliar namun terealisasi hanya Rp4,3 miliar,” ujarnya.

Dia juga menagih hadiah yang dijanjikan saat menerima penghargaan Kota Terbaik Pelaksanaan KPBU SPAM tahun 2018 sebesar Rp20 miliar.

“Sampai saat ini belum juga direalisasikan. Mudah-mudahan dengan kehadiran komisi V ke depan bisa terealisasikan,” harapnya. (*)

Red

Berita Terkait

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Partai Gerindra, Asroni Paslah.

BANDAR LAMPUNG

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:26 WIB

LC TV Story

Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:50 WIB