Lampungcorner.com, Tulang Bawang – Ketua DPD Nasdem Tulang Bawang, Dedi Afrizal, berharap Pemerintah peka dan memberikan solusi terhadap nasib honorer. Kebijakan pemerintah pusat sering tidak mampu diakselerasi oleh Pemerintah Daerah khusus Kabupaten Tulang Bawang, baik terkait bidang pendidikan dan kesehatan.
“Bidang pendidikan dan Kesehatan berdampak pupusnya harapan putra dan putri daerah khususnya di Tulang Bawang yang sudah mengabdi belasan tahun dan berharap bisa mendapat kesempatan untuk diangkat menjadi pegawai PPPK. Bahkan sangat ironis dari info yang saya dapat sudah 2 Tahun ini Tuba tidak mengusulkan formasi kepada pemerintah pusat padahal regulasinya sudah jelas,”kata Dedi Afrizal, saat ditemui diruang kerjanya kemerin. Selasa (15/8).
Dedi Afrizal, mengatakan, selama ini Pemkab Tuba menggunakan alasan keterbatasan anggaran, hal ini menjadi alasan klasik pemerintah daerah pada akhirnya menjadi pembenaran atas kebijakan tersebut. Namun ini bukan kebijakan yang cerdas.
“Mestinya Pemerintah memiliki perencanaan yang spesifik dan prioritas, jangan hanya bahwa rekrutmen SMD khususnya, tenaga pendidik dan kesehatan menjadi beban anggaran. Namun bisa melihat lebih jauh kedepan bahwa kebijakan tersebut sebagai investasi untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat yang manfaatnya akan jauh lebih besar dari biaya yang di keluarkan pemerintah,”ujarnya.
Saya berharap seorang pemimpin harus memiliki pemikiran dan cara pandang yang jauh kedepan, selain menyelesaikan permasalahan-permasalahan jangka pendek, harus juga berpikir untuk masa panjang,”Dan ini akan menjadi salah satu pekerjaan rumah kami kader partai Nasdem, seandainya kami diberi kesempatan menjadi pemimpin baik di eksekutif maupun legislatif khusunya di Kabupaten Tulang Bawang,”tegas Dedi Afrizal. (*).
















