Warga Rusia Tak Bisa Main Game Pokemon Go Gara-gara Invasi Ukraina

- Jurnalis

Senin, 14 Maret 2022 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bermain Pokemon Go Foto: AFP/RONALDO SCHEMIDT

Bermain Pokemon Go Foto: AFP/RONALDO SCHEMIDT

LAMPUNGCORNER.COM, Semakin banyak perusahaan teknologi mematikan bisnisnya di Rusia, semakin banyak aplikasi dan layanannya tidak bisa digunakan warga di sana. Setelah Twitter, Facebook, TikTok, hingga YouTube, kini giliran game Pokemon Go yang sudah tidak bisa lagi dimainkan oleh pengguna di Rusia dan Belarusia per Jumat (11/3).

Niantic, Inc., developer dari Pokemon Go melalui akun Twitter-nya menyatakan game besutannya itu tidak tersedia untuk pengguna Rusia dan Belarusia. Mereka juga mendukung upaya perdamaian di konflik Ukraina ini.

Kami berdiri bersama komunitas global dalam mengharapkan perdamaian dan resolusi segera atas kekerasan dan penderitaan di Ukraina. Game Niantic tidak lagi tersedia untuk diunduh di Rusia dan Belarusia, dan gameplay juga akan segera ditangguhkan di sana.

– Niantic, Inc. –

Niantic dengan Pokémon Go-nya bukanlah perusahaan game pertama yang menarik produknya dari Rusia. Sebelumnya ada EA (Electronic Arts) yang menghentikan penjualan game mereka untuk pelanggan dari Rusia dan Belarusia. Tak hanya menghentikan penjualan, EA juga membatasi pagi pengguna dari Rusia dan Belarusia untuk membeli produk in-game, bagi yang sudah membeli atau download game EA sebelumnya.

Sementara Sony dan Nintendo melakukan hal yang sama, menarik semua produk dan aktivitas penjualannya dari Rusia pada Rabu (9/3). Kemudian diikuti Epic Games, pengembang game Fortnite, juga melakukan menutup penjualan game-nya di Rusia.

CD Project, pembuat game The Witcher dan Cyberpunk 2077, juga mengatakan telah memblokir semua penjualan game-nya di Rusia dan Belarusia.

Selain Pokémon Go, Niantic juga memiliki produk game mobile lain seperti Pikmin Bloom dan Ingress Prime. Namun kedua game tersebut tidak sepopuler Pokémon Go yang sudah diunduh lebih dari 100 juta kali di Google Play Store.

 

Red

Berita Terkait

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026
Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern
Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan
Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu
Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen
Heboh Luna Maya Bertemu Siwon Super Junior di Korsel, Ini Komentar Rekan-rekan Artis
Arti Imsak di Bulan Ramadhan, Benarkah Hanya Ada di Indonesia?  
4 Pekerjaan Sampingan Ini Cocok untuk Mahasiswa
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:43 WIB

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:30 WIB

Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:25 WIB

Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:10 WIB

Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu

Senin, 8 Desember 2025 - 14:03 WIB

Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Hore! Gubernur Mirza Beri Diskon Pajak Kendaraan Bagi Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:55 WIB