LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Beberapa hari ini, sejumlah wilayah yang terletak di pesisir Bandarlampung seperti di Kelurahan Kota Karang dan Kangkung terendam Banjir Rob akibat laut pasang.
Di Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur misalnya, pada Sabtu (6/11/2021) malam sedikitnya 127 rumah yang tersebar di enam RT terendam.
Antara lain RT 02 LK II, RT 04 LK II, RT 05 LK II, RT 06 LK 2, RT 09 LK II, dan RT 10 LK II.

Babinsa setempat Serda Mukhlis mengatakan, air laut mulai masuk ke rumah warga pukul 19.00 WIB dan surut sekitar 21.15 WIB.
“Di wilayah ini memang sering terjadi setiap tahunnya. Jadi warga sudah mengantisipasi dan juga menyelamatkan barang-barang berharga,” ungkapnya.
Sementara itu, Prakirawan BMKG Maritim Lampung Achmad Raflie Pahlevi menerangkan, peristiwa banjir rob bisa disebabkan beberapa hal yakni hujan, pasang air laut, dan siklon tropis.
Namun, yang saat ini terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Lampung disebabkan oleh laut pasang dengan ketinggian 1,6 meter.
“Pasang air laut ini terjadi dari mulai tanggal 6 November dan diprediksi akan berakhir pada 9 November,” ungkapnya.
Achmad mengungkapkan, sampai saat ini belum ada laporan perihal kerusakan, hanya sebatas air laut masuk ke rumah-rumah.
Hal ini dikarenakan pasang air laut tidak dibarengi dengan gelombang yang tinggi, jadi sifatnya tidak merusak
“Di Lampung terjadi di beberapa titik, yakni Bandarlampung, Kalianda (Lamsel), dan Labuhanmaringgai (Lamtim),” ujarnya. (*)
Red















