12 Kali Gagalkan Pengiriman Gabah ke Luar Daerah, Pemprov: Upayakan Pengolahan Tetap di Lampung

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan/foto: rima

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan/foto: rima

LAMPUNGCORNER.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Satpol PP tercatat telah menggagalkan 12 kali upaya pengiriman gabah kering panen ke luar daerah.

Hingga pertengahan September 2025, tercatat total lebih dari 118 ton gabah berhasil diamankan.

Mayoritas tujuan pengiriman gabah tersebut adalah ke Banten, sementara sebagian lainnya mengarah ke Jawa Barat dan Indramayu. Setiap kendaraan rata-rata mengangkut 9 hingga 10 ton gabah.

Melihat kondisi ini, Pemprov Lampung menggelar rapat khusus yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan.

Usai rapat, Mulyadi mengungkapkan bahwa langkah tegas ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus pengendalian inflasi di Lampung.

“Tadi kita baru saja rapat dengan semua pihak terkait. Pemprov berkomitmen menjaga agar gabah tidak keluar daerah karena ini menyangkut kepentingan masyarakat. Lampung adalah lumbung pangan, target produksi gabah kering panen kita tahun 2025 sebesar 3,5 juta ton. Maka, proses hulu hingga hilir harus dijaga di daerah,” ujar Mulyadi saat diwawancarai di Kantor Gubernur Lampung, Senin 15 September 2025.

Baca Juga :  Gubernur Mirza TApresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung

Menurutnya, menjaga hilirisasi di Lampung akan memberikan nilai tambah (added value) bagi petani, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kalau pengolahannya dilakukan di Lampung, maka harga jual beras bisa lebih ringan dan manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh petani serta masyarakat,” tegasnya.

Mulyadi juga menjelaskan peran Bulog dalam penyerapan gabah, yang saat ini telah mencapai 111 persen dari target ialah dengan Bulog bekerja sama dengan mitra maklun dengan mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Siapapun boleh membeli gabah asalkan pengolahannya dilakukan di daerah dan sesuai HPP. Ini wajib. Tujuan pemerintah adalah memastikan kesejahteraan masyarakat, bukan kepentingan segelintir pihak,” jelasnya.

Ia menambahkan, Bulog melalui unit pengolahan (pincah) yang tersebar di daerah, termasuk di Kabupaten Teluk Selatan, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan di Lampung.

“Beras adalah kebutuhan pokok. Karena itu pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa mengakses dengan harga wajar, sekaligus melindungi petani dari kerugian,” tutupnya.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Ajak Aktivis PMII Jadi Mitra Strategis Perkuat Pembangunan Desa di Lampung

Daftar Penggagalan Pengiriman Gabah di Lampung yang akan dibawa ke luar Lampung:

1. 8 Mei 2025 – muatan 10 ton, tujuan Banten.

2. 14 Mei 2025 –muatan 10 ton, tujuan Banten.

3. 15 Mei 2025 – tujuan Banten.

4. 21 Mei 2025 – muatan 10 ton, tujuan Jabar dan Banten.

5. 4 Juni 2025 – muatan 10 ton, tujuan Banten.

6. 13 Juni 2025 – muatan 10 ton, tujuan Banten.

7. 9 Juli 2025 – muatan 9 ton tujuan Banten.

8. 18 Juli 2025 – 2 unit kendaraan, masing-masing 9 ton, tujuan Banten.

9. 7 Agustus 2025– muatan 10 ton, tujuan Banten.

10. 12 Agustus 2025– tujuan Banten.

11. 13 Agustus 2025 – muatan 10 ton, tujuan Indramayu.

12. 15 Juni 2025 – muatan 10 ton, tujuan Banten.

12. 8 Juli 2025 – muatan 10 ton, tujuan Banten.(*)

Berita Terkait

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:10 WIB

HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru