LampungCorner.com, LAMTIM – Senyum bahagia terpancar dari ratusan warga Desa Sumbergede, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Rabu (6/8/2025). Sebanyak 514 sertifikat tanah resmi diserahkan dalam rangka program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh ATR/BPN Lamtim.
Acara ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat. Tidak hanya sekadar sertifikat biasa, seluruh dokumen yang dibagikan tahun ini sudah berbentuk elektronik – sebuah langkah maju menuju digitalisasi layanan pertanahan di Indonesia.
Kepala Kantor ATR/BPN Lamtim, Munawar, mengungkapkan bahwa dari target 4.727 bidang tanah tersertifikasi tahun ini, Desa Sumbergede menjadi salah satu desa dengan capaian tinggi.
“Sertifikat elektronik ini tidak hanya legal, tetapi juga lebih aman dari kerusakan, kehilangan, atau pemalsuan. Semua data tersimpan di server kementerian,” jelas Munawar.
Sementara itu, Bupati Lamtim, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajaran ATR/BPN dan menyebut program ini sebagai wujud nyata keberpihakan negara kepada rakyat.
“Desa Sumbergede layak berbangga. Ini kali kedua menerima program PTSL. Tahun lalu 686 sertifikat, sekarang 514 lagi. Artinya, negara terus hadir dan konsisten melindungi hak masyarakat,” kata Bupati Ela dalam sambutannya.
Ela juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat agar program PTSL terus berlanjut. Dengan masih ada lebih dari 105 ribu hektare lahan belum bersertifikat di Lamtim, ia berharap tahun depan program ini kembali menyasar wilayah Sumbergede untuk tahap ketiga.
Penyerahan simbolis dilakukan kepada sekitar 200 warga yang hadir langsung, sementara sisanya akan didistribusikan bertahap. Suasana acara penuh rasa syukur dan haru, mencerminkan pentingnya dokumen ini bagi masyarakat desa.
Tak hanya itu, Desa Sumbergede dikenal aktif dan progresif, termasuk sebagai desa ramah migran digital, yang membuatnya kerap menjadi prioritas dalam berbagai program pembangunan. (*)
Editor: Furkon Ari
















