Pemuda Pancasila Pesawaran: Kutuk Teroris Katedral Makasar

- Jurnalis

Minggu, 28 Maret 2021 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda Pancasila Kabupaten Pesawaran. Foto: Istimewa

Pemuda Pancasila Kabupaten Pesawaran. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM – Pesawaran, Bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pagi ini, Minggu (28/03/2021) turut menjadi perbincangan luas hingga menjadi sorotan. Salah satunya dari organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pesawaran.

Baca: Bom Bunuh Diri Meledak di Gereja Katedral Makassar

Pemuda Pancasila Kabupaten Pesawaran mengecam keras aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan.

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pesawaran Toni Mahasan berharap polisi dapat segera mengungkap jaringan pelaku bom bunuh diri di Katedral Makasar.

Baca Juga :  MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026

“Kami mengutuk keras Teror Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar, Sulawesi Selatan, ini sesungguhnya upaya teroris membenturkan agama agama di Indonesia,” ucap Toni.

Menurutnya cara-cara seperti ini sudah sering dilakukan dan tidak pernah berefek pada pecahnya persatuan dan kesatuan. Serta buruknya hubungan antar umat beragama di Indonesia.

Baca juga: Polri: Ada Dua Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

“Untuk itu kami menghimbau kepada aparat penegak hukum agar jangan ragu ragu menangkap dan memberantas jaringan teroris ini sampai ke akar akarnya.” Ucap Toni Mahasan.

Baca Juga :  HPN dan Porwanas 2027 di Lampung Dapat Dukungan Penuh dari Putri Zulhas

“Kami bersyukur tak ada korban jiwa saudara kami jemaat katedral, dan kepada saudara saudara kami umat muslim dan nasrani jangan terprovokasi, yakinlah bahwa kita semua saat ini menyadari tidak ada agama manapun di dunia ini yang membenarkan aksi aksi terorisme,” ucap Toni

Menurutnya pelaku terorisme adalah orang orang yang melakukan tindakan bar-bar dengan menunggangi agama. (*)

Berita Terkait

HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka
Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun
Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan
Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU
Mulai Berlaku, Operator Tak Boleh Hapus Sisa Kuota Pelanggan
Di Muktamar NU, Prabowo Beberkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan, MBG hingga Kopdes Merah Putih
Wabup Azwar Hadi Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Lamtim Promosikan Perhutanan Sosial
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:22 WIB

HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun

Selasa, 1 September 2026 - 12:46 WIB

Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Mulai Berlaku, Operator Tak Boleh Hapus Sisa Kuota Pelanggan

Berita Terbaru

Pertemuan PWI dengan Dewan Pers di Jakarta, Rabu (2/9/2026). Foto: Istimewa

NASIONAL

HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:22 WIB

BANDAR LAMPUNG

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 2 Sep 2026 - 17:08 WIB