Mengaku Dipukul, Seorang Tenaga Pendamping Lokal Desa Lapor Polisi

- Jurnalis

Rabu, 19 Mei 2021 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti laporan perkara dugaan pemukulan tenaga PLD, Selasa (18/5/2021). Foto: Istimewa

Bukti laporan perkara dugaan pemukulan tenaga PLD, Selasa (18/5/2021). Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, PesawaranPerkara dugaan pemukulan seorang tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD) di Desa Khepong Jaya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, akhirnya dilaporkan ke Polsek Padang Cermin.

Pelapor adalah Syahrial Efendi, warga Desa Wayurang, Kecamatan Padang Cermin. Syahrial melaporkan BA alias BD karena telah melakukan dugaan pemukulan kepada dirinya sebanyak tiga kali di bagian kepala.

“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu saya sedang melakukan kunjungan kerja di kantor Desa Khepong Jaya.

Baca Juga :  Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau

Saat sedang berbincang dengan aparat desa, BA alias BD datang dan kemudian berbicara dengan nada tinggi kepada saya serta diakhiri dengan pemukulan,” aku Syahrial.

Laporan tersebut sudah diterima pihak Polsek Padang Cermin dengan Nomor: TBL/B-82/V/2021/RES.PESAWARAN/SEK.PANCER dan masih dalam proses penyelidikan polisi.

“Saya melaporkan BA untuk minta perlindungan hukum kepada kepolisian. Saya merasa tidak aman dalam melakukan pekerjaan akibat kejadian ini,” tambah Syahrial dalam keterangan tertulisnya kepada rilislampung.id (group lampungcorner.com), Selasa (18/5/2021).

Baca Juga :  Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Peristiwa dugaan pemukulan itu direspon oleh pihak Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pesawaran. Indra Gunawan, selaku Tenaga Ahli PSD PMD Pesawaran menyayangkan tindakan yang dilakukan BA kepada korban.

“Tenaga PLD kami mengalami trauma setelah kejadian itu dan menyebabkan dia enggan melaksanakan tugasnya sehari-hari. Kami minta pihak kepolisian memproses kasus tersebut agar keadilan dapat ditegakkan, dan PLD kami bisa kembali beraktifitas,” tegas Indra. (*)

Red

Berita Terkait

Merasa Difitnah, PNS Sekretariat DPRD Tubaba Siapkan Somasi dan Lapor Dewan Pers
Tekab 308 Lampura Rayakan HUT ke-11, Perang terhadap Bandit Terus Digelorakan
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Silaturahmi Jadi Langkah Awal AKBP Raswidiati Jaga Stabilitas Kamtibmas Lampura
Hadapi Ancaman Karhutla, Polres Lamtim Siagakan Personel dan Perkuat Sinergi Lintas Instansi
Polwan Pertama Pimpin Polres Lampura, AKBP Raswidiati Resmi Bertugas
Berita ini 181 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Merasa Difitnah, PNS Sekretariat DPRD Tubaba Siapkan Somasi dan Lapor Dewan Pers

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Tekab 308 Lampura Rayakan HUT ke-11, Perang terhadap Bandit Terus Digelorakan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Berita Terbaru