Fraksi Gerindra Sebut Pelayanan Kesehatan di Bandar Lampung Belum Optimal

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah.

LAMPUNGCORNER.COM – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti persoalan layanan kesehatan di kota tersebut yang dinilai belum optimal.

Kondisi ini disebut sebagai dampak dari tunggakan pembayaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kepada sejumlah fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengatakan, kendala utama terjadi pada layanan kesehatan yang memanfaatkan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM).

Dalam program ini, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan cukup dengan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Namun, menurut Asroni, masih banyak pasien yang tidak mendapatkan layanan semestinya di lapangan.

“Saya baru saja bertemu dengan salah satu pasien pengguna program P2KM. Mereka dirujuk ke rumah sakit swasta, tetapi ditolak dengan alasan tidak ada alat. Padahal kita tahu bagaimana fasilitas RS tersebut,” Kamis (17/4/2025).

Baca Juga :  UKW Angkatan 38 PWI Lampung Dibuka, Pemprov Dorong Jurnalisme Berkualitas

Ia menduga penolakan tersebut berkaitan dengan belum terselesaikannya pembayaran dari Pemkot kepada rumah sakit yang bersangkutan.

Menurut data yang dihimpun pihaknya, total tunggakan Pemkot terhadap sejumlah fasilitas kesehatan telah mencapai angka yang signifikan.

Terakhir, tunggakan yang belum dibayarkan ke puskesmas dan rumah sakit swasta di Bandar Lampung mencapai hampir Rp42 miliar.

“Bahkan, untuk Rumah Sakit milik Pemkot, pembayaran baru dilakukan pada pertengahan Juni 2023. Jika dihitung, tunggakan di rumah sakit bisa mencapai sekitar Rp18 miliar,” ujar Asroni.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir

Ia mendorong Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menjadikan persoalan ini sebagai prioritas utama.

Menurutnya, pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terhambat karena persoalan administratif.

“Kami mendesak Wali Kota Bandar Lampung segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan seluruh tunggakan agar layanan kesehatan kembali berjalan normal,” ujarnya.

Selain itu, Asroni juga mempertanyakan kejelasan anggaran yang disiapkan oleh Pemkot untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Harapannya pada tahun anggaran berjalan atau berikutnya, pemerintah daerah memiliki solusi yang konkret dan berkelanjutan,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:08 WIB

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Berita Terbaru