PPKM Mikro Rasa Darurat di Waykanan, Pasar Ditutup Pedagang Menjerit

- Jurnalis

Senin, 12 Juli 2021 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempe, produk olahan industri rumah tangga. FOTO: Istimewa

Tempe, produk olahan industri rumah tangga. FOTO: Istimewa

Waykanan — Pedagang di Pasar tradisional Simpang Empat Kecamatan Umpu Semenguk, Waykanan mengeluhkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Senin (12/7/2021).

Meski skalanya mikro, namun PPKM di Waykanan ini terasa seperti keadaan “darurat”. Pasar ditutup sehingga pedagang tidak bisa berjualan seperti biasa.

Pedagang bernama Sukarman, mengaku atas pemberlakuan PPKM Mikro ini dirinya merugi jutaan rupiah. Dia tidak bisa menjual produk tempe, yang ia olah sendiri dari rumah.

Baca Juga :  Lihat Korban Kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Wakapolresta Bandar Lampung Turun Tangan Evakuasi

“Cara pembuatan tempe prosesnya lumayan panjang Mas, dari perebusan, pembungkusan, dan ada jeda waktu sampai menjadi tempe yang siap dipasarkan,” jelas Sukarman.

Dia menyebut, sosialisasi penutupan pasar terkesan sangat mendadak. Surat edaran diterima Minggu (11/7/2021). Sementara, dia sudah memulai proses pembuatan tempe sejak Sabtu (10/7/2021).

Baca Juga :  Gudang Mebel di Sukadanaham Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Sukarman memperkirakan kerugiannya Rp3 juta karena tempe yang sudah jadi tidak bisa ia pasarkan.

“Tapi ya mau bagaimana lagi, sudah menjadi ketetapan pemerintah ya harus kita dukung demi kebaikan bersama,” keluhnya. (*)

Red

Berita Terkait

KMP Batu Mandi Terbakar Saat Menyeberang ke Merak, Penumpang Dievakuasi
Gudang Mebel di Sukadanaham Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
Lihat Korban Kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Wakapolresta Bandar Lampung Turun Tangan Evakuasi
Nahas! Yamaha Xeon Hantam Pagar Trotoar, Pengendara Meninggal Dunia
Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi
Rekanan Klarifikasi Insiden PJU di Pesawaran, Tegaskan Tidak Ada Korban Jiwa
Diduga Rem Blong, Truk Fuso Picu Kecelakaan Beruntun Delapan Mobil di Jalinbar
Begal Sadis di Abung Selatan, Wanita Muda Terluka dan Motor Raib
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:12 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar Saat Menyeberang ke Merak, Penumpang Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Gudang Mebel di Sukadanaham Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Jumat, 18 September 2026 - 15:39 WIB

Lihat Korban Kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Wakapolresta Bandar Lampung Turun Tangan Evakuasi

Minggu, 13 September 2026 - 08:51 WIB

Nahas! Yamaha Xeon Hantam Pagar Trotoar, Pengendara Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB