Pemprov Lampung dan Dekranasda Akan Gelar Pameran Kriya Jemari Tahun 2025

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pameran Kriya Jemari 2025 siap digelar Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dekranasda pada 20–22 November di Gedung Graha Wangsa.

Agenda tahunan yang kini hadir dengan konsep baru itu ditujukan untuk memperkuat daya saing kerajinan lokal dan menangkap peluang ekonomi dari meningkatnya arus wisatawan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa sektor kriya memiliki potensi besar bila mampu menjawab kebutuhan pasar wisata yang terus tumbuh.

Ia memaparkan bahwa pada 2024 Lampung mencatat 18 juta wisatawan domestik, sementara hingga Juli 2025 angka kunjungan telah mencapai 17 juta.

Tahun ini, Pemprov menargetkan 28–30 juta wisatawan dengan rata-rata belanja Rp1,8 juta per orang.

“Hitung saja berapa triliun uang masuk ke Lampung tanpa kita menanam atau mengolah apa-apa. Ini peluang besar,” ujarnya dalam pra-event Temu Jemari bersama para pegiat media sosial di Mahan Agung, Minggu (16/11/2025).

Menurut Gubernur Mirza, banyak wisatawan mencari produk khas Lampung, namun pilihan barang masih terbatas dan cenderung mahal.

Baca Juga :  800 Ribu Hektare Disasar, Pupuk Hayati Cair Diyakini Dongkrak Produksi Tanaman Pangan di Lampung

Karena itu, ia mendorong pengrajin menghadirkan produk kreatif yang unik, berciri lokal, dan sesuai kebutuhan pasar masa kini.

Ia juga menyoroti karakter konsumtif Gen Z dan milenial yang kini menjadi penyumbang belanja terbesar. Inovasi produk serta kurasi yang lebih modern, kata Mirza, menjadi keharusan.

“Kualitas harus bagus dan harganya terjangkau. Ini yang menjadi tantangan dan perlu dicari solusinya,” sambungnya.

Gubernur turut mengapresiasi peran influencer yang selama ini membantu mengangkat UMKM lokal. Ia menyebut kolaborasi itu sebagai kontribusi penting bagi ekonomi kreatif.

“Brand akan naik kalau hook-nya kuat dan dibantu promosi oleh teman-teman influencer,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Lampung Purnama Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa Kriya Jemari merupakan re-branding dari Lampung Craft yang kini didesain lebih segar dan dekat dengan selera anak muda.

Baca Juga :  Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

“Kita ingin menarik perhatian Gen Z dan milenial agar bangga memakai hasil pengrajin kita. Sekarang pengrajin sudah membuat desain yang bisa dipakai sehari-hari tanpa meninggalkan esensi tapis, dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.

Menurut Wulan, pameran tiga hari tersebut disusun seefektif mungkin agar memberi dampak maksimal bagi pengrajin. Banyak pihak turut terlibat, mulai dari OPD, perbankan, universitas, hingga komunitas pemuda.

Ia juga memastikan Kriya Jemari menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk naik kelas, meningkatkan transaksi, hingga memperluas pasar.

“Kami juga menggandeng pengrajin difabel untuk berpartisipasi. Nanti juga ada food festival, dan makanan khas Lampung akan kita dorong agar bisa menjadi oleh-oleh,” tegasnya.

Pameran Kriya Jemari 2025 akan menghadirkan pengrajin muda, UMKM, desainer lokal, dunia usaha, perbankan, serta komunitas kreatif.

Seluruh Dekranasda kabupaten/kota juga akan menampilkan produk unggulannya sebagai bagian dari kolaborasi ekosistem kerajinan Lampung. (*)

Berita Terkait

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan
Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan
Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I
Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan
Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
Pemkab Tubaba Matangkan Program SINITA, Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB