LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Pengamanan ketat disiapkan menjelang pertandingan sepak bola antara Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Semen Padang FC yang akan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Selasa (24/2/2026) malam.
Laga perdana tuan rumah ini menjadi perhatian serius aparat keamanan guna memastikan pertandingan berjalan aman dan tertib.
Sebanyak 325 personel gabungan dari Polda Lampung, Sat Brimobda Lampung, dan Polresta Bandar Lampung diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan.
Pengamanan difokuskan pada penjagaan pintu masuk, pengawasan area stadion, serta antisipasi berbagai potensi kerawanan.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mewakili Kapolresta Bandar Lampung menjelaskan bahwa ratusan personel tersebut akan bertugas terutama di area luar stadion, sementara pengamanan ring satu menjadi tanggung jawab steward.
“Sebanyak 325 personel kami siapkan untuk pengamanan. Fokus kami di area luar stadion, sedangkan untuk ring 1 menjadi kewenangan steward,” ujarnya.
Selain pengamanan di dalam dan sekitar stadion, rekayasa lalu lintas juga diterapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan PKOR Way Halim.
Personel satuan lalu lintas ditempatkan di sejumlah titik rawan macet, terutama menjelang kick-off hingga setelah pertandingan berakhir.
Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sekitar lokasi pertandingan.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, tim Brimob juga melakukan sterilisasi sejumlah sektor penting stadion, termasuk area VIP, guna memastikan kondisi benar-benar aman sebelum pertandingan dimulai.
Pihak kepolisian juga mengimbau para suporter untuk mematuhi seluruh ketentuan yang diberlakukan panitia, terutama terkait pembatasan barang bawaan demi menjaga keamanan bersama.
Penonton tidak diperbolehkan membawa botol air minum ke dalam stadion, namun air minum tetap diperkenankan jika dibawa menggunakan kantong plastik.
Bendera boleh dibawa tanpa gagang kayu atau bahan paralon, sementara flare, petasan, dan senjata tajam dilarang keras masuk ke area stadion.
Dengan pengamanan berlapis dan kesiapsiagaan personel di berbagai titik, kepolisian menargetkan seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan pengalaman positif bagi para penonton. (*)
Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari















