Kasus HIV di Lampung Jadi Sorotan, DPRD Dorong Langkah Terpadu dan Edukasi Berkelanjutan

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist

Ist

Meningkatnya kasus HIV di Provinsi Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung, menjadi perhatian DPRD Provinsi Lampung. Persoalan ini dinilai tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga sosial dan perlindungan terhadap penyintas agar tidak mengalami stigma di masyarakat.

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Syukron Mukhtar, menyebut kondisi tersebut harus menjadi alarm bagi semua pihak, baik pemerintah, orang tua, maupun masyarakat. Ia menegaskan perlunya langkah cepat dan terukur dari pemerintah dalam merespons temuan kasus yang ada.

Menurutnya, tahap awal yang perlu dilakukan adalah pemetaan dan identifikasi data secara akurat agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Pastikan Stok Ayam dan Telur Surplus Hingga Lebaran

“Ini harus menjadi peringatan bersama. Pemerintah perlu bergerak cepat dengan langkah yang terarah,” ujarnya, Selasa (24/2).

Syukron juga menekankan pentingnya pendekatan yang humanis terhadap penyintas HIV. Ia mengingatkan agar tidak terjadi pengucilan yang dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun sosial mereka.

“Jangan sampai ada stigma atau pengucilan di masyarakat. Mereka tetap harus mendapatkan perlindungan dan pendampingan,” jelasnya.

Selain itu, ia mendorong penguatan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai langkah pencegahan jangka panjang. Edukasi dinilai menjadi kunci untuk meminimalisasi risiko penularan dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi.

Sementara itu, Anggota DPRD Lampung dari daerah pemilihan Kota Bandar Lampung, Ade Utami Ibnu, menyampaikan keprihatinan atas temuan kasus tersebut. Ia berharap data yang muncul bukan sekadar gambaran awal dari fenomena yang lebih luas.

Baca Juga :  Momentum Bulan Suci Ramadhan, Merawat Silaturahmi Menuju Indonesia Bersinar

“Saya sangat prihatin. Mudah-mudahan ini bukan hanya puncak gunung es,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan kasus HIV perlu melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif, mulai dari instansi kesehatan, aparat terkait, hingga lembaga pendidikan. Langkah ini penting agar upaya pencegahan, edukasi, dan pendampingan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Ini menjadi perhatian bersama. Penanganannya harus komprehensif dan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bumi Waras Gotong Royong Bersihkan Selokan
Wagub Jihan Panen Raya Melon, Hasil Pengembangan Smart Greenhouse SMKN Pertanian Pembangunan Natar
Gubernur Lampung Lepas Mahasiswa Program Magang Internasional, Upaya Tingkatkan IPM Skema Migran Vokasi
Gubernur Mirza Perkuat Implementasi Digitalisasi Keuangan Daerah Terintegrasi Maksimal
Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian
Pemprov Lampung Peringati Hari Kartini 2026, Wulan Mirza Ajak Kalangan Perempuan Inspirasi Penguatan Pembangunan Pendidikan
TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC
Pemprov Lampung dan Kodam XXI/Raden Intan Tingkatkan Kapasitas Bersama di Bidang Komunikasi Publik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:39 WIB

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bumi Waras Gotong Royong Bersihkan Selokan

Selasa, 21 April 2026 - 18:00 WIB

Wagub Jihan Panen Raya Melon, Hasil Pengembangan Smart Greenhouse SMKN Pertanian Pembangunan Natar

Selasa, 21 April 2026 - 17:53 WIB

Gubernur Lampung Lepas Mahasiswa Program Magang Internasional, Upaya Tingkatkan IPM Skema Migran Vokasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:47 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Implementasi Digitalisasi Keuangan Daerah Terintegrasi Maksimal

Selasa, 21 April 2026 - 12:39 WIB

Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian

Berita Terbaru