Sosialisasi Prokes Kreatif, Anggota Bhabinkamtimas Keliling Desa Bawa Peti Mati

- Jurnalis

Senin, 26 Juli 2021 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Bhabinkamtibmas Desa Sendangrejo, Polsek Kalirejo keliling desa bawa peti jenazah ingatkan warga terapkan prokes, Minggu (25/7/2021). FOTO: Dokumentasi Polsek Kalirejo

Anggota Bhabinkamtibmas Desa Sendangrejo, Polsek Kalirejo keliling desa bawa peti jenazah ingatkan warga terapkan prokes, Minggu (25/7/2021). FOTO: Dokumentasi Polsek Kalirejo

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Tengah — Ada-ada saja kreativitas personel Bhabinkamtibmas Desa Sendangrejo, di wilayah Polsek Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan ini.

Aipda Omri Situmorang bekerjasama dengan beberapa tenaga kesehatan dan tim satgas kecamatan setempat, berkeliling naik mobil jenis pikap sambil membawa replika peti mati.

Pada bagian belakang mobil ia menambahkan spanduk bertuliskan “Peti Mati dan Tim Pemakaman Khusus Bagi yang Tidak Percaya Covid-19 dan Tidak Mau Pakai Masker. Gratis!”

Sambil membawa pengeras suara, Omri berkeliling desa mengingatkan warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, meskipun sedang berada di depan rumah.

“Kegiatan ini bukan ingin menakut-nakuti masyarakat. Namun hanya mengingatkan bahwa covid-19 itu ada,” ungkap Omri tentang idenya itu, Minggu (25/7/2021).

Ide itu, kisahnya, muncul saat beberapa hari lalu tim satgas memakamkan jenazah pasien covid-19 di desa tersebut. Saat itu menurutnya banyak warga yang santai dan tidak memakai masker serta berkerumun.

“Namun saat kami beritahu itu jenazah pasien covid-19, mereka juga takut dan tidak bersedia membantu pemakaman. Namun kini masih banyak saja warga yang membandel tidak mau menerapkan 5 M,” tukas Omri lagi.

Apalagi, menurut data dinas kesehatan kabupaten Lamteng, Kecamatan Kalirejo dan Bangunrejo merupakan dua wilayah dengan penyebaran covid-19 cukup tinggi.

“Saya akan terus keliling seperti ini, minimal 2-3 kali seminggu, Ini demi keselamatan dan kesehatan kita semua. Apalagi di wilayah saya berdinas akhir-akhir ini lonjakan covid-19 yang menyebabkan meninggal dunia cukup mengkhawatirkan,” paparnya.

Selain mengingatkan warga yang berada di sekitar rumah, Omri dan tim juga sempat membubarkan warga yang sedang berkerumum main burung dara. Merekapun diminta untuk pulang dan bambu gawang burung dara itupun diminta dicopot. (*)

Red

Berita Terkait

YBM BRILiaN RO Bandar Lampung dan BRI BO Bandar Jaya Berbagi Kado Lebaran untuk Anak Yatim
Dukung Optimalisasi PAD, Komisi III DPRD Lampung dan Bapenda Kunjungi PT Great Giant Pineapple
Wakajati Lampung Marathon Monev, Tegaskan Integritas dan Penegakan Hukum Berkeadilan
Terlantik Sebagai Ketua Umum, Ranu Hari Prasetyo Resmi Nahkodai PMI Lampung Tengah
Mulai Sadar, Timses di Lamteng Ada yang Tertibkan Sendiri APS Melanggar
PTPN VII Unit Bekri Bantu Air Bersih untuk Warga
Tim Sinergis, Kunci PKS PTPN VII Bekri Juara
Larikan Truk Sagu dan Uang Rp5 Juta, Terlacak lewat GPS
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:09 WIB

YBM BRILiaN RO Bandar Lampung dan BRI BO Bandar Jaya Berbagi Kado Lebaran untuk Anak Yatim

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:20 WIB

Dukung Optimalisasi PAD, Komisi III DPRD Lampung dan Bapenda Kunjungi PT Great Giant Pineapple

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:02 WIB

Wakajati Lampung Marathon Monev, Tegaskan Integritas dan Penegakan Hukum Berkeadilan

Jumat, 18 Juli 2025 - 21:39 WIB

Terlantik Sebagai Ketua Umum, Ranu Hari Prasetyo Resmi Nahkodai PMI Lampung Tengah

Kamis, 5 Oktober 2023 - 11:05 WIB

Mulai Sadar, Timses di Lamteng Ada yang Tertibkan Sendiri APS Melanggar

Berita Terbaru

Ilustrasi gambar hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Lokasi Penyambutan Jemaah Haji Lampura Berubah, Ini tempatnya!

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:30 WIB