Gubernur Lampung Dorong Opsen PKB Diprioritaskan untuk Perbaikan Jalan

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Pemda se-Lampung memanfaatkan hasil pembayaran pajak kendaraan bermotor untuk pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan Mirza usai ditemui di Mesuji pada Rabu 6 Mei 2026.

Menurut Mirza kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata penggunaan amanah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kita apresiasi kepada Ibu Bupati Mesuji yang sudah menggunakan hasil pembayaran pajak kendaraan bermotor untuk masyarakat Mesuji, seluruhnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan, bahkan pemerintah daerah turut menambah anggaran miliaran rupiah agar pembangunan jalan dapat berjalan maksimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Semua amanah pembayaran pajak kendaraan bermotor dari masyarakat benar-benar digunakan untuk pembangunan jalan,” katanya.

Baca Juga :  Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya

Gubernur Lampung menegaskan, secara aturan penggunaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) memang tidak secara khusus dibatasi hanya untuk sektor tertentu.

Namun menurutnya, secara langsung masyarakat berharap pajak yang dibayarkan dapat kembali dalam bentuk pelayanan infrastruktur yang baik.

“Masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor tentunya agar pemerintah bisa melayani perjalanan mereka dengan baik,” ujarnya.

Mirza juga menekankan kepada seluruh bupati dan wali kota di Lampung agar memprioritaskan penggunaan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor untuk pembangunan dan perbaikan jalan.

“Saya tekankan kepada para bupati, bagaimana seluruh pembayaran pajak kendaraan bermotor itu harus diprioritaskan untuk membangun jalan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi

Meski demikian, ia mengakui kebutuhan anggaran perbaikan jalan di Provinsi Lampung masih sangat besar. Kerusakan jalan di berbagai daerah disebut cukup banyak sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan tambahan melalui APBD.

Sementara itu, nilai opsen PKB dan BBNKB kabupaten/kota pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp668,88 miliar.

Sedangkan anggaran yang direncanakan pada tahun 2026 mencapai Rp1,33 triliun.

Di sisi lain, kebutuhan anggaran perbaikan jalan di Lampung diperkirakan mencapai Rp43,96 triliun untuk penanganan sepanjang 12.146,78 kilometer jalan.

Perhitungan tersebut menggunakan asumsi biaya perbaikan sebesar Rp7 miliar per kilometer dengan konstruksi flexible pavement. (*)

Berita Terkait

Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing
Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK
Pohon Tumbang Mengintai Bandar Lampung, 156 Kejadian Tercatat Sepanjang 2026
TPA Bakung Tak Kunjung Beres, WALHI Desak KLH Turun Tangan
Proyek Trotoar Rp8,8 Miliar di Bandar Lampung Disorot, Material Proyek Makan Badan Jalan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK

Berita Terbaru