LampungCorner.com, LAMPUNG TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan melepas puluhan generasi muda untuk mengikuti program pemagangan ke Jepang. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam membuka akses kerja internasional sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja.
Sebanyak 40 peserta dari LPK Khasha Japanese Language Center secara resmi dilepas oleh Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja, Melya Dewi, Kamis (30/7/2026).
Selama berada di Negeri Sakura, para peserta tidak hanya akan bekerja, tetapi juga mengikuti pembelajaran di berbagai perusahaan sesuai bidang keahlian masing-masing. Sebanyak 20 peserta ditempatkan pada sektor perakitan perangkat dan peralatan elektronik, delapan orang di bidang konstruksi dan pekerjaan bangunan, empat orang di pengolahan makanan, empat orang di permesinan, dua orang pada pemeliharaan mesin, serta masing-masing satu orang di bidang interior finishing dan pekerjaan plester.
Dalam sambutannya, Melya Dewi menyampaikan apresiasi kepada LPK Khasha Japanese Language Center yang dinilai konsisten mencetak tenaga kerja terampil, disiplin, dan siap bersaing di pasar kerja global. Menurutnya, lembaga pelatihan tersebut telah menjadi mitra strategis Pemkab Lamtim dalam membuka akses kerja luar negeri yang aman, legal, dan berkualitas bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa program pemagangan ke Jepang tidak sekadar memberikan kesempatan bekerja di luar negeri, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membentuk karakter generasi muda yang memiliki etos kerja tinggi.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jagalah nama baik diri sendiri, keluarga, LPK Khasha, Kabupaten Lamtim, dan bangsa Indonesia. Hormati budaya setempat serta patuhi seluruh aturan yang berlaku di Jepang,” ujar Mely.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta kembali ke Indonesia dengan membawa pengalaman, keterampilan, serta semangat kewirausahaan yang dapat diterapkan untuk mendorong pembangunan daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan baru di Lamtim.
Lebih lanjut, Mely menegaskan komitmen Pemkab Lamtim untuk terus memperkuat pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui kolaborasi dengan lembaga pelatihan, dunia usaha, dan pemerintah pusat. Upaya tersebut diharapkan mampu membuka semakin banyak peluang bagi generasi muda Lamtim untuk berkarier di pasar kerja internasional.
“Atas nama Pemkab Lamtim saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta magang. Saya berharap kalian selalu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kesuksesan selama menjalani program di Negeri Sakura,” katanya.
Mely berharap program pemagangan ke Jepang tidak hanya menjadi jalan bagi peningkatan kesejahteraan para peserta, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang mampu membawa ilmu, pengalaman, dan inovasi untuk mendukung kemajuan daerah setelah kembali ke Tanah Air.
“Harapan kami, sepulang dari Jepang nanti para peserta tidak hanya meraih kesuksesan secara pribadi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa ilmu, pengalaman, dan inovasi untuk membangun serta memajukan Kabupaten Lamtim,” tutupnya. (*)
Editor: Furkon Ari
















