Pemkab Tubaba Siapkan Jaminan Kesehatan bagi 2.226 PPPK Paruh Waktu

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan perlindungan kesehatan bagi para pegawai. Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Kepesertaan BPJS Kesehatan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW), yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Iwan Mursalin, di Ruang Rapat Sekda, Senin (24/8/2026).

Rapat strategis itu menjadi bagian dari langkah proaktif Pemkab Tubaba untuk memastikan ribuan tenaga PPPK Paruh Waktu beserta keluarganya memperoleh jaminan perlindungan kesehatan secara optimal, akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui dukungan anggaran APBD Perubahan.

Berdasarkan data Pemkab Tubaba, terdapat 2.226 tenaga PPPK Paruh Waktu yang saat ini tersebar di berbagai sektor pelayanan publik. Jumlah tersebut terdiri atas 1.404 tenaga teknis, 544 tenaga pendidik atau guru, serta 278 tenaga kesehatan.

Dalam arahannya, Sekda Iwan Mursalin menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari keluarga besar pemerintah daerah. Karena itu, perlindungan dasar, khususnya kesehatan, menjadi hal yang harus diperhatikan.

Baca Juga :  Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Menurutnya, jaminan BPJS Kesehatan memiliki dampak sosial yang luas karena tidak hanya memberikan perlindungan kepada pegawai, tetapi juga mencakup anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).

“PPPK Paruh Waktu ini adalah pegawai kita, dan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan kesehatan mereka beserta keluarganya terjamin dengan baik. Kita tidak ingin ada pegawai yang sedang bertugas mendadak sakit namun terkendala layanan kesehatan,” ujar Iwan Mursalin.

Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Pemkab Tubaba menyiapkan sejumlah langkah konkret. Pertama, melakukan sinkronisasi data secara terintegrasi. BKD, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan diinstruksikan segera merapikan data by name by address sekaligus besaran penghasilan pegawai untuk disampaikan kepada BPKAD.

Untuk mempercepat proses tersebut, data penghasilan PPPK tenaga teknis disepakati ditarik langsung melalui sistem penatausahaan keuangan (SPD).

Baca Juga :  Dua Ledakan Saat Kebakaran RSUD Ryacudu, Penyebab Masih Diselidiki

Selanjutnya, Pemkab Tubaba juga akan melakukan koordinasi intensif dengan BPJS Kesehatan untuk menghitung dan menyusun standar rate iuran yang rasional dan proporsional, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Sementara itu, seluruh alokasi anggaran untuk jaminan kesehatan bagi 2.226 PPPK Paruh Waktu ditargetkan segera dirampungkan dan dikunci dalam Raperda APBD Perubahan (APBD-P) tahun berjalan.

Perhatian Pemkab Tubaba juga tidak hanya diberikan kepada PPPK Paruh Waktu. Para pekerja pendukung di lingkungan pemerintah, termasuk petugas rumah tangga dinas, turut menjadi perhatian agar tetap mendapatkan fasilitasi jaminan kesehatan.

Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkab Tubaba untuk menghadirkan perlindungan yang lebih inklusif dan adil bagi seluruh elemen pekerja yang turut berkontribusi dalam menjalankan pelayanan serta pembangunan di Kabupaten Tubaba. (*)

Berita Terkait

Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan
Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB Bogor, 4 Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Selasa, 29 September 2026 - 09:16 WIB

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Berita Terbaru