LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat langkah untuk mengawal sekaligus menyukseskan Program Strategis Nasional (ProSN) Tahun 2025–2029. Penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui konsolidasi lintas sektor dan penajaman tata kelola pelaporan kinerja daerah.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Iwan Mursalin, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Laporan Kinerja Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Ruang Rapat Sekda, Jumat (18/9/2026).
Dalam arahannya, Iwan menekankan bahwa efisiensi serta koordinasi lintas sektoral menjadi kunci dalam memastikan roda pemerintahan berjalan optimal. Ia juga mendorong seluruh jajaran untuk membangun budaya kerja yang responsif, cepat, dan menuntaskan setiap pekerjaan.
“Optimalisasi penguatan koordinasi lintas sektoral itu adalah kunci. Budaya menunda pekerjaan harus kita tinggalkan. Setiap tugas dan permintaan data harus selesai pada hari yang sama agar pelayanan publik dan infrastruktur kita semakin optimal,” tegas Iwan di hadapan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Iwan juga mengapresiasi capaian pelaporan Kabupaten Tubaba yang dinilai terdepan dan akuntabel dibandingkan beberapa daerah lainnya. Capaian tersebut tidak terlepas dari konsistensi serta ketepatan waktu jajaran dalam melakukan pengisian data.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi hasil dari integrasi yang berjalan baik antara tata kelola administrasi dan pengawasan internal.
Dalam rapat tersebut, pembahasan kemudian diarahkan pada penajaman peran teknis dan penguatan sinergi antara Sekretariat Daerah, Bapperida, Inspektorat, serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem). Langkah itu diperlukan agar pengelolaan data tidak mengalami tumpang tindih dan dapat berjalan lebih efektif.
Kepala Inspektorat Tubaba, Yudiansyah, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal akuntabilitas seluruh program strategis di lapangan.
Inspektorat, kata dia, akan memastikan fungsi monitoring, evaluasi, hingga verifikasi data dilakukan secara ketat. Hal tersebut penting untuk menjaga mutu sekaligus memastikan capaian kinerja daerah dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kabag Tapem Yanto, bersama Kepala Bapperida Dedy Oktaviali, menyambut baik arahan Sekda tersebut.
Keduanya sepakat melakukan penyesuaian mekanisme kerja sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi terintegrasi, seperti Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Perencanaan.
Pemanfaatan sistem tersebut diarahkan untuk memastikan penginputan data kinerja ProSN serta Laporan Kinerja Pembangunan Daerah berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.
Melalui konsolidasi dan penyamaan persepsi tersebut, Pemkab Tubaba optimistis dapat mempertahankan rekor pelaporan yang akurat, transparan, dan akuntabel. Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendorong percepatan pembangunan nasional di wilayah Tubaba. (*)















