Karhutla Way Kambas Mereda Usai Hujan, Gubernur Pastikan Satwa Aman

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, mulai mereda setelah hujan mengguyur sejumlah wilayah di Lampung, Minggu (25/10/2026). Meski api dilaporkan tak lagi terlihat, pemantauan tetap diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara di lahan gambut.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan satwa di kawasan konservasi tersebut dalam kondisi aman. Dia menjelaskan, titik kebakaran berada di bagian utara TNWK, mengarah ke kawasan perusahaan Great Giant Pineapple (GGPC), sekitar 14 kilometer dari Kandang Gajah.

“Yang terbakar kemarin itu di utaranya TNWK, ke arah GGPC, 14 kilometer dari Kandang Gajah,” kata Mirza.

Menurut dia, lokasi kebakaran berada di area pagar pembatas antara TNWK dan perusahaan, bukan di jalur perlintasan gajah liar.

Namun, proses pemadaman menghadapi tantangan karena karakteristik lahan yang berupa gambut. Api yang sempat dipadamkan berpotensi kembali menyala ketika tertiup angin, terutama jika masih terdapat bara di dalam lapisan tanah.

Baca Juga :  Truk Diduga Rem Blong, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Depan Baitul Jannah

“Tanahnya gambut. Dipadamkan, kemudian kena angin, terbakar lagi. Jadi sangat sulit memang untuk menghadapi ini,” ujarnya.

Karena itu, pemadaman harus dilakukan berulang kali hingga air meresap ke lapisan gambut dan bara api benar-benar padam.

Hujan Bantu Redakan Kebakaran

Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Lampung pada Minggu memberikan dampak positif terhadap penanganan karhutla. Berdasarkan laporan yang diterima Mirza pada Senin (26/10/2026) pagi, kondisi kebakaran di lokasi sudah jauh lebih reda.

Dia menyebut, api tidak lagi terlihat dan kondisi terkini didominasi asap dari area yang sebelumnya terbakar.

“Alhamdulillah kemarin sudah hujan. Saya di lapangan dapat laporan tadi pagi sudah mulai sangat reda. Kalau api sudah tidak ada lagi, tinggal sisa asap,” katanya.

Sebelumnya, upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Tim di lapangan mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing atau pengeboman air, sembari melanjutkan pemadaman langsung di sejumlah titik kebakaran.

Baca Juga :  Prabowo Instruksikan Pendidikan Gratis, Siswa TK dan SD Dapat Dana BOS Mulai Tahun Ini

Meski kondisi mulai membaik, potensi munculnya kembali api tetap menjadi perhatian, mengingat bara yang tersimpan di dalam tanah gambut dapat memicu kebakaran susulan.

Mitigasi Diperkuat

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Mirza menilai upaya mitigasi perlu diperkuat, terutama saat memasuki musim kemarau dan cuaca panas yang meningkatkan risiko kebakaran.

Pemerintah Provinsi Lampung juga telah membangun sejumlah pompa air di wilayah tersebut untuk mendukung penanganan karhutla.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi masyarakat di sekitar kawasan terdampak, termasuk memastikan kondisi kesehatan warga.

Penguatan sarana pemadaman dan kesiapsiagaan menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kebakaran berulang di kawasan TNWK.

Selain melindungi masyarakat di sekitar lokasi, pemantauan juga diperlukan untuk memastikan bara api benar-benar padam dan keselamatan satwa liar di kawasan konservasi tetap terjaga. (*)

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026
Prabowo Janji Dana Daerah Bakal Lebih Besar, Bupati dan Gubernur Tak Perlu Khawatir
Prabowo Siapkan Rp 400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga, Petani hingga Nelayan Jadi Sasaran
Prabowo Respons Downgrade MSCI, Tegaskan Indonesia Tak Gentar
Prabowo Akan Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Sebut Pembakaran sebagai Terorisme Lingkungan
Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Sebut Hasil Kerja Menteri Membanggakan
Menkomdigi Tegaskan Tak Batasi Informasi Karhutla di Medsos
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Karhutla Way Kambas Mereda Usai Hujan, Gubernur Pastikan Satwa Aman

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Prabowo Janji Dana Daerah Bakal Lebih Besar, Bupati dan Gubernur Tak Perlu Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Prabowo Siapkan Rp 400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga, Petani hingga Nelayan Jadi Sasaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Prabowo Respons Downgrade MSCI, Tegaskan Indonesia Tak Gentar

Berita Terbaru

Lampungcorner.com

Karhutla Way Kambas Mereda Usai Hujan, Gubernur Pastikan Satwa Aman

Senin, 26 Okt 2026 - 18:20 WIB

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB