Pemerintah Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit dan Petugas dalam Penanganan Karhutla

- Jurnalis

Sabtu, 7 November 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya sejumlah petugas yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Korban berasal dari berbagai unsur, mulai relawan hingga prajurit TNI yang bertugas di lapangan.

Duka terbaru datang dari insiden jatuhnya helikopter Mi-17V5 saat menjalankan misi pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).

Helikopter tersebut membawa delapan prajurit TNI. Dari jumlah itu, lima orang dilaporkan menjalani perawatan medis, sedangkan tiga lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para petugas yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

Baca Juga :  Bareskrim: 95 Korporasi Masuk Tahap Penyelidikan-Penyidikan Terkait Karhutla

“Kita juga ingin menyampaikan bela sungkawa yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kita yang bekerja keras, baik relawan, baik dari unsur pemerintah, dan terakhir tiga prajurit kita yang gugur di dalam menjalankan tugas untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

 

Prasetyo juga mengajak masyarakat mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.

 

“Mari kita memanjatkan doa supaya saudara-saudara kita diterima oleh Allah Swt. dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ucapnya.

Baca Juga :  Malaysia Siapkan 3 Pesawat dan 52 Personel untuk Bantu Padamkan Karhutla

 

Lebih lanjut, Prasetyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan perhatian kepada seluruh petugas yang berjuang memadamkan karhutla.

 

Perhatian tersebut, kata dia, juga mencakup keluarga dan anak-anak para petugas yang gugur saat menjalankan tugas di tengah risiko dan bahaya kebakaran hutan dan lahan.

 

“Sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden, kami diminta untuk memberikan perhatian, termasuk kepada keluarga maupun kepada putra-putri saudara-saudara kita yang telah berjuang menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan, ya di tengah marabahaya yang membutuhkan pengorbanan,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

Golkar Bantah Bahlil Terlibat Isu Penyadapan Prabowo, Sarmuji Singgung Hoaks Lama
Dari Jepang hingga Uni Eropa, Ini 11 Dubes yang Serahkan Surat Kepercayaan ke Prabowo
Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka November, Pemerintah Minta Pelamar Mulai Persiapkan Diri
PPPK Paruh Waktu Guru, Dosen hingga Damkar Bakal Diangkat Jadi Penuh Waktu, Berlaku 2027
Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penyadapan Presiden, Dipimpin Kabareskrim
Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Total 4 Orang
AHY Kecam Dugaan Penyadapan Ilegal, Minta Aparat Ungkap Siapa yang Memerintahkan
Menko Polkam Tegaskan Keamanan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Polri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:07 WIB

Golkar Bantah Bahlil Terlibat Isu Penyadapan Prabowo, Sarmuji Singgung Hoaks Lama

Sabtu, 7 November 2026 - 10:17 WIB

Dari Jepang hingga Uni Eropa, Ini 11 Dubes yang Serahkan Surat Kepercayaan ke Prabowo

Sabtu, 7 November 2026 - 07:50 WIB

Pemerintah Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit dan Petugas dalam Penanganan Karhutla

Jumat, 6 November 2026 - 20:19 WIB

Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka November, Pemerintah Minta Pelamar Mulai Persiapkan Diri

Jumat, 6 November 2026 - 09:14 WIB

Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penyadapan Presiden, Dipimpin Kabareskrim

Berita Terbaru