Beda Penanganan Kasus Nenek Lasmi, Oknum BPBD dan Disdukcapil Bandarlampung

- Jurnalis

Senin, 4 Oktober 2021 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Foto: Istimewa

Ilustrasi Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Publik sempat dihebohkan dengan berbagai kasus pemukulan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh pegawai hingga sekuriti di instansi pemerintahan beberapa waktu lalu.

Berdasarkan catatan  rilislampung.id (group lampungcorner.com), setidaknya ada tiga kasus yang menjadi sorotan publik. Kasus pertama, pengeroyokan oknum petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bandarlampung terhadap warga bernama Rendy Aditya saat melakukan perbaikan kartu keluarga (KK) pada Rabu (1/9/2021) lalu.

Dua hari berikutnya atau pada Jumat (3/9/2021), kasus pengeroyokan yang dilakukan oknum petugas BPBD Bandarlampung terhadap seorang pedagang bernama Ahmad (24) di depan Kantor BPBD setempat.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir

Kasus terakhir adalah pemukulan nenek Lasmi oleh oknum sekuriti Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) saat berjualan air panas pada Selasa (7/9/2021) lalu.

Dari ketiga kasus di atas, hanya kasus pengeroyokan pedagang di kantor BPBD Bandarlampung yang berlanjut ke tahap penyidikan. Polisi pun telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

“Saya belum cek (jumlah tersangka), tapi ada beberapa dijadikan tersangka dan kasus sudah naik sidik (penyidikan),” ujar Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Devi Sujana, Minggu (3/10/2021).

Baca Juga :  Tujuh OPD Dipanggil, Pansus DPRD Bongkar Temuan BPK di Bandar Lampung

Sementara dua kasus lainnya berakhir damai. Yakni kasus pengeroyokan yang dilakukan oknum pegawai Disdukcapil dan pemukulan terhadap nenek Lasmi.

Menurut Devi, nenek Lasmi telah mencabut laporan dan telah membawa surat perdamaian ke Polresta Bandarlampung beberapa waktu lalu.

Setelah sempat ditahan di sel Mapolresta Bandarlampung, satpam RSUDAM berinisial IM akhirnya dibebaskan.

Perdamaian juga terjadi antara oknum pegawai Disdukcapil dengan warga bernama Rendy Aditya. (*)

Red

Berita Terkait

Tekab 308 Lampura Rayakan HUT ke-11, Perang terhadap Bandit Terus Digelorakan
Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Silaturahmi Jadi Langkah Awal AKBP Raswidiati Jaga Stabilitas Kamtibmas Lampura
Hadapi Ancaman Karhutla, Polres Lamtim Siagakan Personel dan Perkuat Sinergi Lintas Instansi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Tekab 308 Lampura Rayakan HUT ke-11, Perang terhadap Bandit Terus Digelorakan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Berita Terbaru