Apa Itu Black Box, dan Kenapa Diburu Setiap Kecelakaan Pesawat?  

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Black Box Pesawat Foto: Flickr / Ryan

Penampakan Black Box Pesawat Foto: Flickr / Ryan

LAMPUNGCORNER.COM, Kru pencarian menemukan satu dari dua black box milik Chinese Eastern Airlines pada Rabu (23/3) waktu setempat. Sementara itu, kru pencarian terus mencari keberadaan black box kedua. Apa itu black box, dan kenapa menjadi objek paling penting dari evakuasi bangkai pesawat?

Black box adalah alat yang merekam data esensial pesawat terbang. Mulai dari percakapan pilot, koordinat, kecepatan pesawat dan banyak lagi. Black box merekam 2 jam terakhir percakapan pilot, merekam hingga 25 jam data penerbangan.

Black box sendiri bukanlah istilah resminya. Pilot dan dunia penerbangan menyebutnya sebagai flight recorder. Meski bernama kotak hitam, black box aslinya berwarna terang seperti jingga.

Pesawat komersil termasuk Boeing 737-800 milik Chinese Eastern Airlines ini memiliki dua black box. Kebanyakan pesawat meletakkan dua black box ini di lokasi terpisah, satu berada di badan depan dan satu di belakang. Dua black box ini memiliki tugas yang berbeda. Black box pertama bisa disebut flight data recorder (FDR). Sementara yang lain disebut cockpit voice recorder (CVR).

Perangkat FDR mencatat hal-hal seperti kecepatan udara dan pesawat, ketinggian, gerakan pada sayap pesawat, pilot otomatis, serta indikator bahan bakar. Sementara CVR merekam percakapan di dek penerbangan dan suara-suara seperti transmisi radio dan alarm otomatis.

Pada kasus milik Chinese Eastern Airlines, black box yang baru ditemukan adalah cockpit voice recorder (CVR). Ketika berita ini ditulis, belum ada kabar soal isi dari CVR pesawat Boeing 737-800 Chinese Eastern Airlines ini. Namun fisik dari black box ini sedikit penyok, meski isi dalamnya masih aman.

“Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa bagian luar flight recorder telah rusak parah, tetapi unit penyimpanan, sementara juga rusak sampai batas tertentu, relatif lengkap,” kata Zhu Tao, pejabat Civil Aviation Administration of China (23/3).

Black box sangat penting untuk investigasi penyebab kecelakaan pesawat. Data-data dari black box akan diekstrak untuk mencari tahu petunjuk, percakapan pilot beberapa menit sebelum kecelakaan, kecepatan hingga akselerasi tak biasa dari pesawat.

Ketika ternyata yang ditemukan adalah aktivitas tak biasa bersumber dari desain pesawat, temuan tersebut nantinya akan diidentifikasi dan dijadikan masukan untuk pengembangan keamanan pesawat terbang di masa depan.

Misal pada kasus Boeing 737 Max Lion Air yang kecelakaan pada 2018 lalu. Black box mengungkap ada masalah pada indikator kecepatan udara pada empat penerbangan terakhir. Sementara informasi dari Lion Air mengatakan juga ada kesulitan teknis yang dihadapi pesawat selian indikator kecepatan udara tersebut.

“Saat kita buka black box, ya memang masalah teknisnya adalah airspeed atau kecepatan pesawat,” kata Soerjanto Tjahjono, kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi, (6/10/18).

“Data dari kotak hitam menunjukkan bahwa dua penerbangan sebelum Denpasar-Jakarta juga mengalami masalah yang sama.”

Kecelakan Lion Air 2018 dan kecelakaan Ethiopian 2019 menyebabkan Boeing 737 Max saat itu dihentikan operasionalnya di seluruh dunia. Boeing 737 Max terbang kembali 2 tahun kemudian setelah pembaruan besar-besaran khususnya di sistem kontrol penerbangan.

Black box dirancang agar tahan penyok, tahan api, bahkan tahan tekanan laut jika pesawat tenggelam ribuan meter di bawah permukaan laut. Black box sanggup menahan suhu 1.110 derajat celsius selama satu jam dan 260 derajat celsius selama 10 jam. Kotak ini juga dapat beroperasi antara -55 hingga 70 derajat celsius.

Pada kasus pesawat tenggelam, perangkat ini dilengkapi dengan teknologi Underwater Locator Beacon (ULB). Perangkat ULB akan diaktifkan segera setelah perekam bersentuhan dengan air dan dapat mengirimkan sinyal sekali per detik saat menyelam di 20.000 kaki (6.096 meter) di bawah permukaan laut, selama 30 hari sampai baterai benar-benar habis.

Belum terungkap penyebab kecelakaan Boeing 737-800 Chinese Eastern Airlines ini. Rekaman penerbangan eksternal mencatat pesawat ini menukik tajam dari ketinggian 6km menghantam perbukitan di Guangxi, dan membunuh 132 penumpang dan kru pesawat. China mengungkap kecelakaan ini adalah kecelakaan terburuk selama dua dekade terakhir.

 

Red

Berita Terkait

Jangan Tertipu! Begini Cara Membedakan Video Asli dan Video AI
Bukan Meteor, OAIL Sebut Puing-puing Roket China Terbakar hingga Melintasi Lampung
NFT Segera Hadir di Instagram, Ini Kata Zuckerberg
Cara Cleaning Printer Epson L120 agar Hasil Cetakan Tak Bergaris  
Cara Baca Pesan WhatsApp Tanpa Ketahuan Online  
Telkomsel Gelar 5G di Bandara Soekarno-Hatta  
Spesies Baru Nenek Moyang Gurita Ditemukan
Mahasiswa Undika Ciptakan Alat Monitoring Saturasi Oksigen Online  
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:45 WIB

Jangan Tertipu! Begini Cara Membedakan Video Asli dan Video AI

Senin, 1 Agustus 2022 - 12:43 WIB

Bukan Meteor, OAIL Sebut Puing-puing Roket China Terbakar hingga Melintasi Lampung

Kamis, 24 Maret 2022 - 18:36 WIB

Apa Itu Black Box, dan Kenapa Diburu Setiap Kecelakaan Pesawat?  

Kamis, 17 Maret 2022 - 19:39 WIB

NFT Segera Hadir di Instagram, Ini Kata Zuckerberg

Rabu, 16 Maret 2022 - 10:13 WIB

Cara Cleaning Printer Epson L120 agar Hasil Cetakan Tak Bergaris  

Berita Terbaru