LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebutkan terdapat 15 ruas jalan provinsi yang akan diperbaiki tahun ini.
Menurutnya, ke-15 ruas jalan itu telah mengusulkan kepada pemerintah pusat. Ini mengingat keterbatasan anggaran Pemprov Lampung untuk perbaikan jalan.
“Sesuai dengan usulan dari pemerintah provinsi terhadap 15 ruas di seluruh kabupaten/kota, mungkin kalau tidak salah sekitar Rp600 miliar,” kata Arinal saat konferensi pers di Mahan Agung, Senin (8/5/2023).
Arinal juga menyinggung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kucuran dana sebesar Rp800 miliar untuk perbaikan jalan di Lampung.
“Tetapi Rp200 miliar sisanya untuk penyempurnaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arinal menegaskan tidak sepenuhnya 15 ruas jalan tersebut diperbaiki oleh pemerintah pusat.
“Seperti yang kemarin di daerah Seputih Banyak itu akan kita bangun 7 kilometer, sementara panjang ruasnya 24 kilometer. Maka 17 akan dibangun pemerintah pusat berkolaborasi dengan pemerintah provinsi,” ungkapnya.
“Karena memang ada 15 ruas, nah sehingga nilainya Rp800 miliar, dalam posisi ternyata kurang maka disesuaikan dan sebaliknya ternyata dia lebih, itu akan dimanfaatkan untuk kepentingan jalan-jalan yang memang harus sudah diperbaiki,” tambah Arinal.
Dia menyatakan bahwa anggaran Rp800 miliar tidak langsung digelontorkan. Namun, hal itu tetap mengacu pada aturan penyusunan anggaran dan proses tender.
“Jadi aturan hukum tetap dijalankan, tetapi nilainya dalam rangka perbaikan jalan Lampung,” ucapnya.
Menurut Arinal, perbaikan jalan dapat dipercepat untuk mengembalikan Lampung sebagai penghasil pangan bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
“Jalan provinsi itu saya minta supaya jadi perhatian, karena dilewati oleh semua provinsi, mulai dari Aceh, Sumatera Selatan, hingga Jawa dan sebaliknya mulai dari Bali, Banten, dan langsung ke Sumatera,” bebernya.
“Oleh karena itulah dengan segala pertimbangan, instruktur presiden untuk membangun Lampung karena dalam posisi dikerjakan cepat, agar Lampung sebagai penghasilan pangan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, karena kita adalah salah satu penghasilan pangan di Indonesia apapun komoditinya kecuali holtikultura tanam bawang,” pungkasnya.
Berikut ini 15 ruas jalan yang diperbaiki:
1. Sp. Korpri – Purwotani Rp69,200 miliar
2. Wates – Bts. Tanggamus Rp37,700 miliar
3. Perbatasan Kluwih – Jatiringin – Sidoharjo – Umbar Rp41,500 miliar
4. Tanjung Rusia Timur – Selapan Rp28 miliar
5. Bangun Negara – Cukuh Senuman Rp21,400 miliar
6. Keramat Teluk – Sri Widodo Rp37,700 miliar
7. Pagar Dewa – Lumbok Rp44 miliar
8. Negeri Baru – Sp. 3 Rp33 miliar
9. Daya Sakti – Makarti Rp16,900 miliar
10. Sp. Segitiga Emas – Muaratenang – Margojadi Rp73,500 miliar
11. Ekamulya – Wonosari – KTM Rp55,700 miliar
12. Bogolama – Pasar Balang Rp41,800 miliar
13. Labuhanmaringgai – Margasari Rp36,100 miliar
14. Sp. Randu – Seputih Surabaya Rp72,300 miliar
15. Kotagajah – Sp. Randu Rp191,200 miliar
(*)
Red















