LampungCorner.com, TUBABA – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menerima pembangunan gedung kantor baru dari Pemerintah Pusat atau Kementerian ATR/BPN.
Sebagai simbolis, BPN Kabupaten Tubaba menggelar Ground Breaking Ceremony atau peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor tersebut, yang berlokasi di Tiyuh (Desa) Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), pada Rabu (07/08/2024).
Kepala Kantor BPN Tubaba Sutrisno, mengatakan bahwa dari 104 kantor BPN se Indonesia, Tubaba menjadi salah satu prioritas pembangunan gedung kantor pertanahan yang baru pada tahun 2024 ini.
“Kita bersyukur bisa mendapatkan pembangunan gedung kantor ini. Untuk bangunan kita menerima anggaran dari pusat, sementara untuk lokasi tanah nya kita mendapat hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat seluas 5.000 m2 di Tiyuh Pulung Kencana dekat dengan gedung Perpusda, sehingga kedepan kita tidak perlu menyewa kantor lagi yang saat ini kita tempati di Tiyuh Panaragan Jaya Utama,” ujar Sutrisno.
Menurutnya, adapun luas bangunan kantor baru yang akan dibangun lebih kurang sekitar 486 m2, dan ditargetkan selesai dalam waktu maksimal 150 hari kalender.
“Untuk kontrak pekerjaan terhitung sejak 22 Juli 2024 dengan nomor kontrak 02/SURAT PERJANJIAN-PPK/CV.ESE/VII/2024 yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Empat Satu Engineering, dan kontraktor pengawasnya CV.Denmass. Adapun anggaran pembangunan kantor sebesar Rp.2.057.666.836,02,” terang Sutrisno.
Sutrisno menjelaskan, dengan adanya pembangunan gedung kantor pertanahan yang baru tersebut, menjadi komitmen pihaknya untuk terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami terus melakukan pembenahan terhadap sarana prasarana kantor untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Tubaba, dan pembangunan kantor ini adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam perbaikan kualitas pelayanan itu,” jelasnya.
Untuk diketahui, lanjut Sutrisno, bahwa sejak 27 Juni 2024 lalu, kantor BPN Tubaba juga telah dideklarasikan untuk menerapkan penerbitan sertifikat elektronik.
“Sejak deklarasi itu, bukan hanya sertifikat saja, tetapi semua sistem pelayanannya juga sudah berubah dari yang manual menjadi elektronik. Dan sejauh ini progres jumlah berkas layanan elektronik telah mencapai 317, yang terdiri dari 262 pada bulan Juli dan 55 di bulan Agustus ini, dengan 7 jenis layanan prioritas diantaranya ada Roya, Peralihan, SKPT, dan lain-lain,” tuturnya.
Sutrisno memastikan dengan adanya penerapan pelayanan dan sertifikat elektronik, maka data tanah dan masyarakat semakin terjamin. Sertifikat elektronik yang sudah tersimpan dan terdata dalam sistem elektronik juga akan mempunyai salinan resmi dalam bentuk cetak berbentuk secure paper.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Untung Budiono, mengungkapkan dengan gedung kantor pertanahan yang representatif dan fungsional, akan mendukung efisiensi operasional dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Dengan adanya gedung kantor pertanahan di wilayah ini, proses administrasi pertanahan akan menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Hal ini akan membantu mempercepat penyelesaian masalah pertanahan, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat terkait kepemilikan tanah mereka,” harapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung Ir. Kalvyn Andar Sembiring berharap pada bulan Desember 2024 atau paling lambat Januari 2025, pelayanan di kantor baru BPN Tubaba sudah dapat berjalan optimal.
Kalvyn juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Tubaba yang sudah memberikan tanah hibah untuk membangun kantor BPN.
“Pembangunan ini menjadi kesempatan pembenahan infrastruktur kantor BPN Tubaba, mungkin kedepannya akan ada juga bantuan mebeler atau perlengkapan lainnya untuk menunjang kinerja BPN Tubaba. Sehingga saya berharap dengan fasilitas yang telah diberikan, maka petugas pertanahan dapat bekerja lebih maksimal dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat kedepannya, termasuk peningkatan penerapan pelayanan elektronik,” pungkasnya.
Dalam kegiatan peletakan batu pertama itu, turut Kepala Staf Tata Usaha BPN Provinsi Lampung, jajaran BPN Tubaba, Wakapolres, Kasi Datun Kejari, Dinas Perkimta Tubaba, Dinas PUPR Tubaba, BKAD, DPMPTSP, unsur BSI, BNI, rekanan pelaksana dan konsultan, serta tamu undangan lainnya. (*)
Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari
















