Bappenas Lakukan Verifikasi Penanganan Lokus Stunting Di Sragi

- Jurnalis

Jumat, 26 November 2021 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, KALIANDA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan Verifikasi Pelaksanaan Praktik Baik pada lokasi prioritas penanganan stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

Sebelumnya, kegiatan diselenggarakan di Balai Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan pada pagi hari. Kemudian, pada siang harinya kegiatan dilanjutkan di Balai Desa Sumber Sari Kecamatan Sragi, Jum’at (26/11/2021).

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Sumber Sari Kecamatan Sragi Iwan Kuswara memaparkan, mengenai berbagai program kerja yang telah dilakukan oleh pihaknya, dalam mengentaskan permasalahan stunting yang ada di wilayahnya.

Dirinya mengatakan, dalam proses penurunan angka prevelensi stunting di Desa Sumber Sari, merupakan hasil konvergensi dari seluruh pihak terkait, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

“Perlu adanya konvergensi dengan seluruh pihak, dari kabupaten, kecamatan dan desa dalam rangka penurunan angka stunting di desa sumber sari. Secara umum adalah untuk menurunkan angka prevelensi stunting,” katanya.

Baca Juga :  Akses Berobat Kian Terjamin, Kepesertaan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen

Iwan menjelaskan, guna mempercepat penuntasan stunting, Desa Sumber Sari telah membentuk gerakan inovasi bersama, yang diberi nama Gerakan Masyarakat Bersama Usir Stunting (GEMBUS).

Dengan adanya GEMBUS, lanjutnya, berbagai program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lebih mudah. Hal ini disebabkan adanya kerjasama yang saling berkesinambungan antara aparatur desa dan masyarakat sekitar.

“Pembentukan inovasi Gerakan Masyarakat Bersama Usir Stunting. Jadi di desa kami juga selain ada swasembada yaitu GEMBUS pak istilahnya, itu salah satu inovasi yang ada di desa kami,” jelasnya.

Iwan menyebut, program kerja yang telah dilakukan dalam mendukung percepatan penuntasan stunting, yaitu dengan menambah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Sumber Sari.

“Sebelumnya selama ini ada 2, di tahun 2020 kami tambah 1 lagi dan sarananya, sehingga menjadi 3 Posyandu. Kemudian memberikan pelayanan kepada ibu hamil melalui pemberian PMT. Lalu kami juga memberikan konseling mengenai gizi balita bidan desa di posyandu-posyandu,” jelasnya.

Baca Juga :  Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah, Bupati Radityo Egi Ikuti Dialog Otonomi Daerah pada HUT ke-26 Apkasi

Kemudian, lanjut Iwan, terdapat pula program layanan gizi dan konseling untuk masyarakat dan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) yang diterapkan melalui para bidan desa kepada para ibu hamil.

“Ini melalui buku KIA biasanya, bagaimana agar ibu-ibu selamat saat proses persalinan kelak. Selain itu, kami juga membentuk Posyandu Remaja. Tujuannya adalah memberikan konseling kepada pada remaja dan pemberian tablet penambah darah,” ungkapnya.

Kemudian, Iwan juga menjelaskan, guna memastikan pelaksanaan pencegahan dan penanganan stunting berjalan dengan baik, hasil dari rembuk stunting juga dibahas dalam musyawarah pembangunan di desa.

“Hasil rembug stunting kami masukkan kedalam musyawarah pembangunan di desa. Hasil rembug stunting dan hasil musyawarah antar dusun, terakhir yaitu monitoring dan evaluasi,” katanya. (*)

Berita Terkait

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan
Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan
Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas
Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU

Kamis, 27 Agu 2026 - 19:59 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agu 2026 - 19:50 WIB