Belum Tersentuh Bantuan, 400 Anak yang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19 Makin Merana

- Jurnalis

Jumat, 3 September 2021 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Lampung Aswarodi. Foto: Dwi DS

Kepala Dinas Sosial Lampung Aswarodi. Foto: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Sekitar 400 anak kehilangan orang tua yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona (Covid-19). Data ini dihimpun Dinas Sosial Lampung per 2 September 2021.

Namun hingga hari ini, Jumat (3/9/2021), pemerintah tak kunjung menyalurkan bantuan sosial untuk meringankan beban ratusan anak tersebut.

Kepala Dinas Sosial Lampung Aswarodi mengaku telah mengirimkan data 400 anak yang menjadi yatim dan piatu kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

Ia mengungkapkan jumlah anak yang kehilangan orang tua kemungkinan besar masih terus bertambah meski kasus Covid-19 telah menunjukkan tren penurunan.

Baca Juga :  Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti

“Sifatnya dinamis, Kemensos juga membuka diri apabila ada penambahan,” kata mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung ini ketika dihubungi, Jumat (3/9/2021).

Sayangnya, Aswarodi belum bisa memastikan kapan bantuan sosial untuk ratusan anak tersebut disalurkan. Ia menyatakan hal itu merupakan wewenang Kemensos.

“Karena data yang dikirimkan ke Kemensos akan diverifikasi lebih dulu, untuk memastikan kebutuhan anggaran pemberian bantuan kepada anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,” terangnya.

Ketika disinggung bantuan sosial dari Pemprov Lampung, Aswarodi berkilah bahwa pihaknya hanya fokus mengurusi anak yatim yang berada di panti asuhan binaan satuan kerjanya. Yakni Panti Sosial Bina Remaja (PSBR), Panti Asuhan Budi Asih, dan Panti Asuhan Raden Intan di Kalianda.

Baca Juga :  Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR

Selain itu juga terdapat berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), di mana Gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan bantuan terhadap panti dan LKS tersebut.

“Semua sudah sesuai arahan Pak Gubernur, namun untuk bupati dan wali kota ditekankan untuk memberikan bantuan kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Efisiensi Anggaran, Bappeda Lampura Malah Gelontorkan Rp293 Juta untuk Komputer hingga Wallpaper
Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal
Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur
Dituding Pungli Insentif Linmas Rp600 Ribu per Bulan, Lurah Penengahan Raya: Itu Sukarela
Unggah Dokumentasi TKA ke Medsos, 8 Sekolah di Lampung Kena Tegur
Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:41 WIB

Efisiensi Anggaran, Bappeda Lampura Malah Gelontorkan Rp293 Juta untuk Komputer hingga Wallpaper

Rabu, 4 November 2026 - 09:25 WIB

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal

Rabu, 4 November 2026 - 08:32 WIB

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Selasa, 3 November 2026 - 20:05 WIB

Dituding Pungli Insentif Linmas Rp600 Ribu per Bulan, Lurah Penengahan Raya: Itu Sukarela

Selasa, 3 November 2026 - 19:48 WIB

Unggah Dokumentasi TKA ke Medsos, 8 Sekolah di Lampung Kena Tegur

Berita Terbaru