Berbulan-bulan Pasar Smep Sepi Pembeli, Disdag Alasan Pandemi

- Jurnalis

Jumat, 11 Februari 2022 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung Wilson Faisol, (foto:Sulaiman)

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung Wilson Faisol, (foto:Sulaiman)

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Sejak selesai diperbaiki, kondisi Pasar Smep hingga saat ini masih sepi pedagang dan pembeli.

Pantauan Rilis.id Lampung (Group lampungcornr.com) pada Jumat (11/2/2022), lantai dua dan tiga Pasar Smep terlihat lengang. Hanya ada beberapa pedagang di lapak dan kios yang buka.

Padahal, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, telah memberikan kebijakan untuk menggratiskan penyewaan lapak dan kios selama tiga bulan Oktober 2021.

Bahkan Eva kembali memperpanjang sewa gratis untuk tiga bulan lagi.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandarlampung, Wilson Faisol, menerangkan pihaknya terus sosialisasi kepada pedagang.

Baca Juga :  Sekda Tubaba Ingatkan Usulan Hibah Harus Terverifikasi dan Tepat Sasaran

Namun, karena ada beberapa faktor, banyak pedagang yang tidak mau menempati pasar Smep.

Di antaranya, sepi pembeli lantaran lokasi berdekatan dengan Pasar Pasir Gintung, yang berada tepat di bawah Pasar Smep dan di pinggir jalan.

“Ada juga pedagang Pasar Smep yang memiliki kios juga mempunyai lapak di Pasar Pasir Gintung,” ujarnya.

Menurut Wilson, kios dan lapak, baik di Pasar Smep atau di lantai tiga Pasar Bambu Kuning sudah ada pemiliknya.

Tetapi pedagang masih khawatir apabila berjualan di dalam gedung akan sepi pembeli.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Evaluasi Perda, Pastikan Regulasi Tak Berhenti di Atas Kertas

“Kondisi pandemi juga. Kalau sudah ramai, saya yakin pedagang tidak akan meninggalkan kios tersebut,” kata dia.

Total pedagang di Pasar Bambu Kuning menempati 400 kios. Tetapi di lantai tiga hanya terisi setengah.

Kemudian, untuk Pasar Smep ada 600 kios. Dari jumlah itu, 450 kios sudah ada pemilik.

“Untuk Pasar Smep ini belum terikat karena ada tambahan waktu dari Ibu Wali Kota perihal digratiskan penyewaannya selama tiga bulan,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Berita Terbaru

LC TV Story

Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:22 WIB

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB