Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Lampung Jasa Utama (LJU) lakukan perombakan komposisi pimpinan, Komisaris Utama dijabat oleh Mulyadi Irsan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Lampung, sedangkan Mahrizal Sinaga menjadi Komisaris Independen, komplek Pemprov, Kamis (31/7/2025).
Sebelum dilakukan perombakan pimpinan, Komisaris Utama dijabat oleh Budhi Darmawan melalui penetapan RUPS dan Asrian Hendi Caya sebagai komisaris independen sudah berubah.
Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Rinvayanti menyampaikan bahwa proses pergantiannya sudah dilakukan secara benar melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Hasil rapat umum pemegang saham sudah selesai, sehingga Akte Notaris hasil RUPS-nya juga sepertinya sudah keluar,” ungkap Rinvayanti.
Ia menambahkan, bahwa penunjukan Komisaris Utama dan Komisaris Independen memang wewenang Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pemegang saham BUMD.
“Itu kewenangan Pemerintah provinsi Lampung karena 100 persen saham ini milik Pemprov,” lanjut Rinvayati
Lebih lanjut, ia membenarkan terkait kabar bahwa Arie Sarjono Idris telah mengundurkan diri sebagai direktur utama dan Mashudi mundur dari jabatan Direktur Operasional BUMD LHU pada Juli 2025 lalu.
“Berdasarkan surat yang disampaikan ke kami karena alasan pribadi, ada anggapan intervensi mungkin momennya juga pas saat sedang dilakukan evaluasi kinerja BUMD ini,” jelasnya
Ia melanjutkan, untuk posisi kekosongan direksi ini secara otomatis operasional diambil alih oleh Komisaris.
Untuk saat ini, Pemprov Lampung telah resmi membuka proses seleksi direksi BUMD LJU dan PT Wahana Raharja. Seleksi dimulai Rabu (30/7/2025) dan berlangsung hingga akhir Agustus. (*)









