Butuh Plasma Konvalesen di PMI? Begini Alur untuk Mendapatkannya

- Jurnalis

Kamis, 22 Juli 2021 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuswanto Warga Tulangbawang yang mendonorkan plasma Kkonvalesen di UTD PMI Lampung,

Kuswanto Warga Tulangbawang yang mendonorkan plasma Kkonvalesen di UTD PMI Lampung,

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Salah satu terapi penyembuhan Covid-19 ialah donor plasma konvalesen.

Plasma konvalesen merupakan bagian darah berwarna kuning dan cair yang mengandung antibodi atau protein, yang dibuat oleh tubuh sebagai respons terhadap infeksi.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung dr Aditya M Biomed menerangkan, ada beberapa alur yang harus dilalui apabila pasien Covid-19 ada yang membutuhkan pendonor plasma konvalesen.

Pertama, pihak rumah sakit atau dokter harus membuat surat/formulir permintaan ke PMI dan dijelaskan bahwa donor tersebut dibutuhkan untuk pasien Covid-19.

Baca Juga :  Proyek Trotoar Rp8,8 Miliar di Bandar Lampung Disorot, Material Proyek Makan Badan Jalan

Kemudian diterangkan berapa atau kantong yang diperlukan dan juga harus ada dokter yang bertanggung jawab di situ.

“Jadi dokter yang meminta, bukan keluarga pasien. Kadang-kadang kan keluarga pasien yang heboh minta plasma konvalesen,” ungkapnya, Rabu (21/7/2021).

Kemudian, lanjut Aditya, PMI akan berusaha mencari pendonor plasma konvalesen dengan golongan darah yang sesuai permintaan.

“Nanti akan ada cross matching antara darah pasien dan plasma yang kita punya, dicoba dulu di tabung,” ujarnya.

Setelah itu PMI menghubungi mantan-mantan pasien Covid-19 yang sudah sembuh, minimal dua pekan atau paling lama enam bulan.

Baca Juga :  HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

“Itu pun sudah direvisi awalnya dua minggu dan paling lama tiga bulan. Yang penting titer antibodi memenuhi syarat, lebih dari 132,” kata dia.

Titer antibodi adalah jumlah antibodi dalam darah.

Sementara itu, salah satu pendonor plasma konvalesen, Kuswanto menerangkan, sebelum melakukan donor dirinya di tes kesehatan. Setelah diyakini memenuhi syarat baru diperbolehkan donor.

“Saya dari Tulangbawang, donor karena ada saudara dari Metro yang kena,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:12 WIB