Capaian Vaksinasi Provinsi Lampung Terendah se-Indonesia, Ini Alasan Pemprov

- Jurnalis

Jumat, 23 Juli 2021 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Lampung Qodratul Ikhwan. FOTO: Istimewa

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Lampung Qodratul Ikhwan. FOTO: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Capaian vaksinasi Provinsi Lampung berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berada di posisi terbawah se-Indonesia. Pada data yang diperbaharui per 16 Juli 2021 itu, posisi Lampung paling bawah untuk capaian vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.

Menurut data Kementerian Kesehatan juga, pencapaian vaksinasi Lampung dosis pertama sudah sebanyak 584.492 orang dan dosis kedua sebanyak 278.173 orang. Jumlah vaksinasi dosis pertama baru mencapai sekitar 8 persen dan dosis kedua baru sekitar 4 persen dari target 6.645.226 orang.

Baca Juga :  Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Tulang Bawang

Pada vaksinasi dosis pertama, dua peringkat di atas Lampung berturut-turut adalah Maluku Utara dan Sumatera Barat. Sementara pada dosis kedua di atasnya berturut-turut Maluku dan Sumatera barat.

Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tidak menyangkal data yang dikeluarkan Kemenkes.

Menurut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Lampung Qodratul Ikhwan, kondisi itu karena masalah stok vaksin.

“Persoalannya satu, ketersediaan pasokan vaksin. Kita sudah berulang kali minta, tapi kita maklumi karena seluruh dunia menbutuhkan vaksin juga, jadi pemerintah juga terpacu mendapatkan itu (vaksin),” ungkapnya pada Kamis (22/7/2021).

Baca Juga :  SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet

Namun, menurut Qodratul, pasokan vaksin sudah datang lagi dan akan segera didistribusikan, dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com) Jumat (23/7/2021)

“Besok akan kita evaluasi di Metro dan Lampung Timur. Dari kebutuhan itu sudah berapa persen terlaksana. Karena saat kita sudah distribusi ke kabupaten, kita tidak berhenti disitu, ada evaluasi,” ungkapnya.

Sementara, lanjutnya kebutuhan vaksin di Lampung mencapai 13 juta dosis lebih dosis. (*)

Red

Berita Terkait

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar
Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026
Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh
Tujuh OPD Dipanggil, Pansus DPRD Bongkar Temuan BPK di Bandar Lampung
Pansus DPRD Dalami Kelebihan Bayar Proyek PU Rp160 Juta
Ekonomi Naik, PHK Masih Menghantui, DPRD Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:21 WIB

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos

Senin, 27 Juli 2026 - 19:04 WIB

149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 18:58 WIB

Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:22 WIB

Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:18 WIB

Tujuh OPD Dipanggil, Pansus DPRD Bongkar Temuan BPK di Bandar Lampung

Berita Terbaru