Dewi Handajani Ikuti Penilaian Tahap III Oleh Bappenas RI dan Tim independen Untuk Penghargaan Pembangunan Tingkat Daerah

- Jurnalis

Senin, 11 April 2022 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS -Lc-  Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Mengikuti secara Virtual Penilaian Tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022 Kabupaten Tanggamus dari Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Bappenas RI oleh Tim Penilai Independen (TPI) Tim Penilai Utama (TPU) dan Tim Penilai Teknis (TPT) Pusat. Di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah, Senin (11/4/2022).

 

Hadir juga Ketua DPRD Heri Agus Setiawan ,Wakil Ketua I DPRD Tedi, Sekretaris Daerah Drs. Hamid Heriansyah Lubis,  Para Asisten, Kaban Bappeda Hendra Wijaya Mega, Kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Ketua Dharma wanita/GOW Ny. Nuraini Lubis, Camat, Kepala Pekon Penanggungan Gunung Alip, Pimpinan Instansi Vertikal/ BUMN/ BUMD/Swasta se-Kabupaten Tanggamus, Unsur Perguruan Tinggi, Tokoh Pemuda, dan insan PERS.

 

Hadir langsung Tim Penilai Independen Ir. Syahrial Loclan, Mcp., Prof.Ir Tommy Firman.M. SC., Avanti Pontana, Ph. D

 

Hadir secara Virtual Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, Akhmad Misbakhul Khasan, Dr. Hayati Sari Hasibuan.  Dan Tim Penilai Utama/ Moderator : Dr. Ir. Arif Haryana. M. SC., Dr.Ir. Suprayoga Hadi, MSP.  Tim penilai Teknis: Bimo Fakhrizal Arvianto, Dewi Nurlina, SE.

 

Adapun rangkaian kegiatan diawali  Mengikuti penilaian tahap III PPD Tahun 2022 secara virtual di Rupatama Sekretariat Daerah,  dilanjut Melihat kondisi beberapa Ambulance Pekon di halaman Kantor Bupati dan mobil Perpustakaan Keliling Bunda Literasi, Meninjau Pelayanan Kesehatan Lansia ( Program KLT) di Pekon Talang Rejo Kotaagung Timur,  dan Meninjau Program Unggulan Objek Wisata bersama di Air Terjun Way Lalaan bersama Tim Penilai Tahap III PPD Tahun 2022.

 

Bupati Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya menyampaikan saya selaku Kepala Daerah sangat mendukung dan mengapresiasi diselenggarakannya penilaian ini, karena akan semakin memacu seluruh komponen di Kabupaten Tanggamus untuk menggali dan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki dengan menyusun perencanaan pembangunan yang lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan, melalui forum ini juga kami dapat memperoleh masukan yang berguna bagi perkembangan dan upaya

pembenahan di waktu mendatang.

 

Dan syukur Alhamdulillah, Kabupaten

Tanggamus saat ini telah masuk Penilaian Tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022

Tingkat Nasional. Untuk itu, Kami mewakili jajaran Pemerintah

Kabupaten Tanggamus mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan dari seluruh jajaran

Bappenas dan Tim Penilai, semoga Kabupaten Tanggamus dapat mengikuti verifikasi lapangan dengan baik dan lancar.

 

OIeh karena itu kami terusmelaksanakan sinergi berbagai program kolaboratif di

bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian seperti Program semua bisa sekolah atau (SBS), dan baru-baru

ini kami juga telah melaksanakan Program Semua Bisa Kuliah, yaitu hasil kerjasama Pemkab Tanggamus melalui

Dinas Pendidikan dengan Perguruan Tinggi, khususnya bagi para Guru Sekolah dan Tenaga Kependidikan

lainnya, ini semua adalah upaya kami untuk peningkatan IPM Kabupaten Tanggamus.

Terkait dengan pelaksanaan Inovasi Pembangunan Daerah, saat ini

Kabupaten Tanggamus telah melaksanakan lebih dari 350 inovasi, sehingga tahun 2020 dan 2021 secara konsisten Kabupaten Tanggamus

masuk kedalam Top 10 Innovative Government Award (IGA) dan pada penilaian PPD Tahun 2022 ini kami

mengedepankan Inovasi “Bumil Ceria” yang mulai dilaksanakan pada awal tahun 2020.

 

Kebaruan atau novelty dari Inovasi “Bumil Ceria” ini adalah layanan yang diberikan bukan hanya sebatas

pelayanan ibu hamil sampai melahirkan dengan selamat, akan tetapi di integrasikan juga dengan upaya

pencegahan stunting sejak ibu mengandung yang tumbuh kembangnya dipantau secara berkala, sehingga

dengan pelaksanaan inovasi ini dapat mengoptimalkan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian

Bayi (AKB) dan Prevalensi Stunting, disamping itu Inovasi  “Bumil Ceria” juga dikolaborasikan dengan 13 inovasi

lain yang terkait dan disinergikan dengan Program Unggulan Daerah yang diharapkan pada jangka panjang

mampu meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing, sehingga Kabupaten Tanggamus dapat berkontribusi

dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

 

” Mohon doanya apa yang menjadi inovasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat dan ini merupakan komitmen kita bersama untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan hari ini sudah dilakukan verifikasi dan tanya jawab dengan stakeholder dan besok akan dilaksanakan verifikasi lapangan.

Baca Juga :  Polda Lampung Ungkap Praktik Penimbunan BBM Ilegal, Amankan 203 Ton Solar di Gudang Pesawaran

Harapan kami bisa masuk di Lima besar tetapi yang terpenting program kami bisa memberikan manfaat bagi masyarakat bisa menjadi indikator dan motivator apabila mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat dan kita optimis masuk ke tingkat nasional, Ujarnya”.

 

Sementara Kaban Bappeda Hendra Wijaya Mega, saat di wawancarai ini merupakan rangkaian penilaian 10 besar nasional perencanaan pembangunan daerah tahap III, dimana dalam penilaian ini poin kriteria penilaian 45 persen termasuk dalam ferivikasi lapangan yang akan dilaksanakan besok, dan kami juga bersama kepala BPS terkait dengan angka pengentasan kemiskinan angka IPM dan juga yang menjadi lokus kita kedepan adalah penurunan angka stunting dari 29, 86 persen menjadi 25 persen dengan adanya Inovasi ” Bumil Ceria”  berkolaborasi dengan 13 inovasi yang di adakan mudah mudahan bisa berhasil dan terus menurunkan angka stunting dalam tahun depan mencapai 14 persen demikian juga kami pemerintah Kabupaten Tanggamus dengan program unggulan yang ada mendukung untuk Indonesia emas 2045 dan kita juga punya program program unggulan termasuk juga dalam sektor pariwisata.

 

Kemudian program unggulan yang akan masuk ketiga besar tingkat nasional adalah program Bumil Ceria, artinya program ini berkolaborasi dengan 13 program Inovasi yang ada. Dan itu juga menjadi apresiasi dari tim juri karena biasanya satu inovasi berdiri sendiri dan mudah mudahan dengan program Ibu Hamil cerdas inisiatif dan aman ini bisa menurunkan angka kematian ibu dan anak bisa kita tekan dan ini menjadi bagian inovasi dalam kita mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Tanggamus khususnya dalam mendorong angka kematian stunting. Kami optimis dengan tiga besar Nasional dengan data yang didukung dari BPS terkait hal hal apa yang harus dilakukan dan dengan dukungan dari semua dunia usaha Pers juga dan menjadi motivasi kami Pemda Kabupaten Tanggamus untuk terus melangkah dan mempromosikan potensi apa apa saja yang ada di Tanggamus, pungkasnya. (Kominfo)

TANGGAMUS — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Mengikuti secara Virtual Penilaian Tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022 Kabupaten Tanggamus dari Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Bappenas RI oleh Tim Penilai Independen (TPI) Tim Penilai Utama (TPU) dan Tim Penilai Teknis (TPT) Pusat. Di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah, Senin (11/4/2022).

Hadir juga Ketua DPRD Heri Agus Setiawan ,Wakil Ketua I DPRD Tedi, Sekretaris Daerah Drs. Hamid Heriansyah Lubis, Para Asisten, Kaban Bappeda Hendra Wijaya Mega, Kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Ketua Dharma wanita/GOW Ny. Nuraini Lubis, Camat, Kepala Pekon Penanggungan Gunung Alip, Pimpinan Instansi Vertikal/ BUMN/ BUMD/Swasta se-Kabupaten Tanggamus, Unsur Perguruan Tinggi, Tokoh Pemuda, dan insan PERS.

Hadir langsung Tim Penilai Independen Ir. Syahrial Loclan, Mcp., Prof.Ir Tommy Firman.M. SC., Avanti Pontana, Ph. D

Hadir secara Virtual Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, Akhmad Misbakhul Khasan, Dr. Hayati Sari Hasibuan. Dan Tim Penilai Utama/ Moderator : Dr. Ir. Arif Haryana. M. SC., Dr.Ir. Suprayoga Hadi, MSP. Tim penilai Teknis: Bimo Fakhrizal Arvianto, Dewi Nurlina, SE.

Adapun rangkaian kegiatan diawali Mengikuti penilaian tahap III PPD Tahun 2022 secara virtual di Rupatama Sekretariat Daerah, dilanjut Melihat kondisi beberapa Ambulance Pekon di halaman Kantor Bupati dan mobil Perpustakaan Keliling Bunda Literasi, Meninjau Pelayanan Kesehatan Lansia ( Program KLT) di Pekon Talang Rejo Kotaagung Timur, dan Meninjau Program Unggulan Objek Wisata bersama di Air Terjun Way Lalaan bersama Tim Penilai Tahap III PPD Tahun 2022.

Bupati Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya menyampaikan saya selaku Kepala Daerah sangat mendukung dan mengapresiasi diselenggarakannya penilaian ini, karena akan semakin memacu seluruh komponen di Kabupaten Tanggamus untuk menggali dan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki dengan menyusun perencanaan pembangunan yang lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan, melalui forum ini juga kami dapat memperoleh masukan yang berguna bagi perkembangan dan upaya
pembenahan di waktu mendatang.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru

Dan syukur Alhamdulillah, Kabupaten
Tanggamus saat ini telah masuk Penilaian Tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022
Tingkat Nasional. Untuk itu, Kami mewakili jajaran Pemerintah
Kabupaten Tanggamus mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan dari seluruh jajaran
Bappenas dan Tim Penilai, semoga Kabupaten Tanggamus dapat mengikuti verifikasi lapangan dengan baik dan lancar.

OIeh karena itu kami terusmelaksanakan sinergi berbagai program kolaboratif di
bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian seperti Program semua bisa sekolah atau (SBS), dan baru-baru
ini kami juga telah melaksanakan Program Semua Bisa Kuliah, yaitu hasil kerjasama Pemkab Tanggamus melalui
Dinas Pendidikan dengan Perguruan Tinggi, khususnya bagi para Guru Sekolah dan Tenaga Kependidikan
lainnya, ini semua adalah upaya kami untuk peningkatan IPM Kabupaten Tanggamus.

Terkait dengan pelaksanaan Inovasi Pembangunan Daerah, saat ini
Kabupaten Tanggamus telah melaksanakan lebih dari 350 inovasi, sehingga tahun 2020 dan 2021 secara konsisten Kabupaten Tanggamus
masuk kedalam Top 10 Innovative Government Award (IGA) dan pada penilaian PPD Tahun 2022 ini kami
mengedepankan Inovasi “Bumil Ceria” yang mulai dilaksanakan pada awal tahun 2020.

Kebaruan atau novelty dari Inovasi “Bumil Ceria” ini adalah layanan yang diberikan bukan hanya sebatas
pelayanan ibu hamil sampai melahirkan dengan selamat, akan tetapi di integrasikan juga dengan upaya
pencegahan stunting sejak ibu mengandung yang tumbuh kembangnya dipantau secara berkala, sehingga
dengan pelaksanaan inovasi ini dapat mengoptimalkan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian
Bayi (AKB) dan Prevalensi Stunting, disamping itu Inovasi “Bumil Ceria” juga dikolaborasikan dengan 13 inovasi
lain yang terkait dan disinergikan dengan Program Unggulan Daerah yang diharapkan pada jangka panjang
mampu meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing, sehingga Kabupaten Tanggamus dapat berkontribusi
dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

” Mohon doanya apa yang menjadi inovasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat dan ini merupakan komitmen kita bersama untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan hari ini sudah dilakukan verifikasi dan tanya jawab dengan stakeholder dan besok akan dilaksanakan verifikasi lapangan.
Harapan kami bisa masuk di Lima besar tetapi yang terpenting program kami bisa memberikan manfaat bagi masyarakat bisa menjadi indikator dan motivator apabila mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat dan kita optimis masuk ke tingkat nasional, Ujarnya”.

Sementara Kaban Bappeda Hendra Wijaya Mega, saat di wawancarai ini merupakan rangkaian penilaian 10 besar nasional perencanaan pembangunan daerah tahap III, dimana dalam penilaian ini poin kriteria penilaian 45 persen termasuk dalam ferivikasi lapangan yang akan dilaksanakan besok, dan kami juga bersama kepala BPS terkait dengan angka pengentasan kemiskinan angka IPM dan juga yang menjadi lokus kita kedepan adalah penurunan angka stunting dari 29, 86 persen menjadi 25 persen dengan adanya Inovasi ” Bumil Ceria” berkolaborasi dengan 13 inovasi yang di adakan mudah mudahan bisa berhasil dan terus menurunkan angka stunting dalam tahun depan mencapai 14 persen demikian juga kami pemerintah Kabupaten Tanggamus dengan program unggulan yang ada mendukung untuk Indonesia emas 2045 dan kita juga punya program program unggulan termasuk juga dalam sektor pariwisata.

Kemudian program unggulan yang akan masuk ketiga besar tingkat nasional adalah program Bumil Ceria, artinya program ini berkolaborasi dengan 13 program Inovasi yang ada. Dan itu juga menjadi apresiasi dari tim juri karena biasanya satu inovasi berdiri sendiri dan mudah mudahan dengan program Ibu Hamil cerdas inisiatif dan aman ini bisa menurunkan angka kematian ibu dan anak bisa kita tekan dan ini menjadi bagian inovasi dalam kita mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Tanggamus khususnya dalam mendorong angka kematian stunting. Kami optimis dengan tiga besar Nasional dengan data yang didukung dari BPS terkait hal hal apa yang harus dilakukan dan dengan dukungan dari semua dunia usaha Pers juga dan menjadi motivasi kami Pemda Kabupaten Tanggamus untuk terus melangkah dan mempromosikan potensi apa apa saja yang ada di Tanggamus, pungkasnya. (Nto)

Berita Terkait

BPD HIPMI Lampung Sukses Gelar HIPMI Half Marathon 2026, Dongkrak Perputaran Ekonomi Hingga Rp3,4 Miliar
Wagub Jihan Pimpin Rakor Tim Penanggulangan, Dorong Percepatan Eliminasi TBC di Kabupaten/Kota
PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027
Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas
Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:06 WIB

BPD HIPMI Lampung Sukses Gelar HIPMI Half Marathon 2026, Dongkrak Perputaran Ekonomi Hingga Rp3,4 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:11 WIB

Wagub Jihan Pimpin Rakor Tim Penanggulangan, Dorong Percepatan Eliminasi TBC di Kabupaten/Kota

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:56 WIB

Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:39 WIB

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB