Diduga Libatkan Mafia Tanah, Kejari-Polres Lamtim Bahas Penjualan Lahan Negara Rp1,4 M

- Jurnalis

Rabu, 19 Januari 2022 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Lamtim Ariana Juliastuty saat memimpin rakor kasus sengketa tanah negara. Foto: Istimewa

Kajari Lamtim Ariana Juliastuty saat memimpin rakor kasus sengketa tanah negara. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Timur — Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur (Kajari Lamtim) Ariana Juliastuty melaksanakan rapat koordinasi (rakor) penanganan perkara dari penyidik Polres Lamtim terkait kasus penipuan dan penggelapan tanah negara dengan empat tersangka.

Kasi Intel Kejari Lamtim, M A Qadri, menyampaikan rakor sebagai wujud koordinasi antara penyidik dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara dimaksud.

Tujuannya dalam rangka menjelaskan petunjuk perkara (P19) yang akan diserahkan kepada penyidik berdasarkan informasi yang diterima dari Kasi Intel Kejari Lamtim.

“Walapun perkara ini kasus 372, 378, dan atau 263 KUHP, namun merupakan perkara yang melibatkan tanah milik negara. Sehingga dikhawatirkan adanya mafia tanah. Karenanya Ibu Kajari langsung memimpin rakor,” ujar Qodri, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Kunjungi Kodim 0429, Tekankan Ketahanan Pangan hingga Penanganan Konflik Gajah Way Kambas

Qodri menjelaskan sesuai arahan Jaksa Agung agar setiap jajaran intelijen kejaksaan di daerah mengawal setiap kasus tanah yang melibatkan mafia. Terlebih tanah yang disengketakan atau diperkarakan merupakan tanah milik negara.

Qodri melanjutkan dalam perkara yang sedang ditangani tersebut, tersangka menjual tanah milik Kwartir Daerah Gerakan Provinsi Lampung (Kwarda Lampung) di Kecamatan Wayjepara yang merupakan tanah milik negara.

Empat tersangka adalah Husin, Mujikaba, Angga, dan Ismu Wasito. Mereka menjual tanah negara kepada saksi korban senilai Rp1,429 miliar.

Baca Juga :  AKBP Heti Patmawati Pimpin Sertijab 11 Pejabat Polres Lampung Timur, Ini Nama-namanya!

Untuk mengelabui saksi korban para tersangka memalsukan surat asal usul tanah berupa akta jual beli sebanyak 12 surat sehingga saksi tertarik membeli.

“Guna menyelesaikan perkara ini, setidaknya Kajari menunjuk tujuh jaksa ,” jelasnya.

Sementara, Ariana mengimbau masyarakat di Lampung Timur apabila terdapat pemasalahan tanah yang berpotensi adanya permainan mafia tanah segera melaporkan ke Kejari Lamtim.

“Bisa juga dapat menyampaikan ke kepala desa setempat untuk diteruskan ke Kejari Lamtim melalui sarana komunikasi yang telah ada,” imbaunya. (*)

Red

Berita Terkait

Empat Objek Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Pemkab Lampung Timur Jaga Warisan Leluhur
AKBP Heti Patmawati Pimpin Sertijab 11 Pejabat Polres Lampung Timur, Ini Nama-namanya!
Kloter Terakhir Dilepas, 52 Calon Haji Lampung Timur Bertolak ke Tanah Suci
Haru dan Khidmat, Ketua DPRD Lampung Timur Lepas 39 Calon Haji ke Tanah Suci
Tangis Haru Iringi Keberangkatan 163 Jemaah Haji Lampung Timur Kloter 11 JKG
284 Jemaah Haji Lampung Timur Berangkat ke Tanah Suci
Danrem 043/Gatam Kunjungi Kodim 0429, Tekankan Ketahanan Pangan hingga Penanganan Konflik Gajah Way Kambas
Sertijab Kasi Pidum Kejari Lampung Timur, Kajari Tekankan Amanah dan Integritas
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:14 WIB

Empat Objek Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Pemkab Lampung Timur Jaga Warisan Leluhur

Senin, 18 Mei 2026 - 09:46 WIB

AKBP Heti Patmawati Pimpin Sertijab 11 Pejabat Polres Lampung Timur, Ini Nama-namanya!

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kloter Terakhir Dilepas, 52 Calon Haji Lampung Timur Bertolak ke Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:50 WIB

Haru dan Khidmat, Ketua DPRD Lampung Timur Lepas 39 Calon Haji ke Tanah Suci

Kamis, 30 April 2026 - 10:20 WIB

Tangis Haru Iringi Keberangkatan 163 Jemaah Haji Lampung Timur Kloter 11 JKG

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Hore! Gubernur Mirza Beri Diskon Pajak Kendaraan Bagi Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:55 WIB