Dinamika Kelompok Jadi Momentum Perkuat Kekompakan dan Kolaborasi Pemkab Tubaba

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TUBABA – Bukan sekadar permainan, kegiatan Dinamika Kelompok yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi momentum untuk memperkuat kepemimpinan, komunikasi, kekompakan, hingga kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Pemkab Tubaba, Selasa (18/8/2026), tersebut dipimpin langsung Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, dan diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, serta Camat se-Kabupaten Tubaba.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tubaba, para Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kepala Bagian, serta seluruh Camat se-Kabupaten Tubaba.

Berbagai aktivitas dan permainan kelompok dalam kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai hiburan. Di balik setiap permainan terdapat pesan mengenai pentingnya membangun komunikasi, menjaga kekompakan, mengambil keputusan, menyampaikan informasi secara tepat, menjaga konsentrasi, hingga menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Bagi Pemkab Tubaba, dinamika kelompok tersebut menjadi salah satu sarana untuk membangun kesadaran bahwa setiap unsur pemerintahan memiliki peran dan tanggung jawab yang saling berkaitan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Novriwan Jaya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan perencanaan, penganggaran, maupun program kerja yang disusun masing-masing OPD.

Menurutnya, seluruh proses tersebut harus ditopang kepemimpinan yang kuat, koordinasi yang baik, komunikasi efektif, serta kemampuan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bergerak secara terpadu.

“Bapak dan ibu semuanya memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan Kabupaten Tubaba. Kita semua merupakan motor utama penggerak pembangunan daerah. Karena itu, maju atau tidaknya Tubaba juga sangat bergantung pada bagaimana kita menjalankan tugas, membangun koordinasi, dan bekerja sama,” ujar Bupati.

Novriwan menekankan, setiap pimpinan harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Namun, kepemimpinan tidak boleh hanya berhenti di lingkungan organisasi masing-masing.

Lebih dari itu, seorang pemimpin juga dituntut mampu membangun kolaborasi dan bekerja sama dengan seluruh unsur pemerintahan.

“Kita harus memiliki jiwa kepemimpinan. Tetapi selain kepemimpinan, yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita dapat berkolaborasi dan bekerja sama. Masing-masing OPD memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, tetapi tujuan akhirnya tetap sama, yaitu bagaimana kita bersama-sama membangun Kabupaten Tubaba,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Ela Matangkan Persiapan Peresmian Sekolah Rakyat Permanen, Target Beroperasi 15 Agustus

Bupati juga mengajak seluruh peserta menghilangkan berbagai sekat yang berpotensi menghambat kerja sama. Perbedaan OPD, tugas, kepentingan, maupun jabatan, kata dia, tidak boleh menjadi alasan untuk berjalan sendiri-sendiri.

“Hari ini kita hilangkan semua sekat perbedaan. Tidak ada perbedaan OPD, tidak ada perbedaan kepentingan, tidak ada perbedaan tugas, dan tidak ada perbedaan jabatan. Mari kita pupuk kebersamaan kita. Kita semua adalah satu bagian dari Pemkab Tubaba,” ujar Bupati.

Menurutnya, seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian, dan Camat memiliki posisi vital dalam menjalankan pemerintahan sekaligus mewujudkan pembangunan daerah.

Setiap kebijakan dan program pembangunan membutuhkan dukungan serta kerja sama seluruh perangkat daerah. Karena itu, diperlukan kesadaran bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh satu organisasi, melainkan oleh kemampuan seluruh jajaran untuk bergerak dalam satu tujuan.

Bupati menjelaskan, setiap permainan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut memiliki pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pekerjaan pemerintahan sehari-hari. Salah satunya mengenai pentingnya kekompakan dan satu komando.

“Dari permainan yang kita lakukan hari ini, kita dapat belajar bahwa kita harus kompak, harus satu, dan harus satu komando. Semua harus menjadi satu kesatuan. Kalau kita bekerja sendiri-sendiri, tentu akan lebih sulit. Tetapi kalau kita bekerja bersama-sama, saling mendukung dan saling menguatkan, berbagai persoalan akan lebih mudah kita selesaikan,” katanya.

Permainan yang berkaitan dengan penyampaian informasi juga dinilai memberikan pelajaran penting mengenai komunikasi dalam sebuah organisasi.

Menurut Bupati, informasi harus disampaikan dengan jelas dan tepat serta dipastikan dapat dipahami oleh seluruh pihak. Sebab, kesalahan komunikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman yang pada akhirnya menghambat pekerjaan.

“Tadi kita melihat sendiri dalam permainan, ketika penyampaian informasi masih mengalami hambatan, hasil akhirnya juga berbeda. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa komunikasi sangat penting. Informasi harus disampaikan dengan jelas, tepat, dan harus dipastikan dapat dipahami oleh seluruh pihak,” ujar Bupati.

Tak hanya komunikasi, kegiatan tersebut juga mengajarkan pentingnya menjaga konsentrasi dan kemampuan membaca situasi.

Bupati mengatakan, persoalan dalam pemerintahan tidak selalu datang dari arah yang telah diperkirakan. Karena itu, seluruh pimpinan dan jajaran pemerintah daerah harus selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan.

Baca Juga :  Pansus DPRD Soroti Temuan BPK, OPD Diminta Segera Bereskan Kewajiban

“Kalau semua masalah itu ada di depan kita, tentu lebih mudah untuk kita hadapi. Tetapi yang menjadi tantangan adalah ketika ada persoalan yang datang dari arah yang tidak kita sangka-sangka. Karena itu, kita harus tetap konsentrasi, harus selalu siap, dan harus mampu bekerja sama menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi,” katanya.

Novriwan berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai aktivitas sesaat. Nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan harus dibawa ke dalam pelaksanaan tugas pemerintahan sehari-hari.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai sebuah permainan. Apa yang kita dapatkan hari ini harus kita bawa ke dalam pekerjaan kita masing-masing. Kebersamaan, komunikasi, dukungan, koordinasi, dan kolaborasi harus semakin kita kuatkan dalam menjalankan pemerintahan,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan ke depan akan semakin besar. Kondisi tersebut membutuhkan kemampuan seluruh perangkat daerah untuk bergerak bersama, saling mendukung, serta memperkuat kolaborasi agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan dukungan kita, kolaborasi kita semakin meningkat untuk membawa kemajuan bagi Kabupaten Tubaba. Tantangan kita ke depan semakin besar. Karena itu, kebersamaan dan kerja sama harus kita mulai dan kita perkuat dari hari ini,” katanya.

Melalui kegiatan Dinamika Kelompok tersebut, Pemkab Tubaba berharap dapat membangun jajaran pemerintahan yang semakin solid, memiliki kepemimpinan kuat, mampu berkomunikasi secara efektif, serta memiliki semangat kolaborasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Kebersamaan yang dibangun tidak hanya diharapkan muncul dalam kegiatan tersebut, tetapi juga menjadi budaya kerja dalam menjalankan pemerintahan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta merealisasikan berbagai program pembangunan.

Dengan koordinasi dan kolaborasi yang semakin kuat, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu bergerak secara terpadu, saling mendukung, dan memiliki komitmen yang sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Tubaba.

Satu Komando, Satu Kebersamaan, Satu Kolaborasi, Satu Tujuan untuk Tubaba Semakin Maju. (*)

Berita Terkait

Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar
Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan
Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan
Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan
Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
Pemkab Tubaba Matangkan Program SINITA, Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Sekda Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat, Berikut Daftar Nama-namanya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Dinamika Kelompok Jadi Momentum Perkuat Kekompakan dan Kolaborasi Pemkab Tubaba

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru