Disebut Berhentikan Tiga Plt Ketua DPC, Ini Penjelasan sang Demokrat

- Jurnalis

Senin, 10 Januari 2022 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief ditemui di kantornya, Senin (10/1/2022). Foto: Sulaiman

Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief ditemui di kantornya, Senin (10/1/2022). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Edy Irawan Arief angkat bicara soal pemberhentian tiga pelaksana tugas (Plt) ketua DPC, Senin (10/1/2022).

Edy menerangkan sebagai ketua DPD terpilih dirinya harus melakukan konsolidasi.

Hal ini telah ia lakukan dengan menggelar pertemuan dengan 12 ketua DPC Demokrat definitif, baru-baru ini

Untuk DPC Lampung Timur, Pringsewu, dan Metro sengaja tidak ia undang karena kekosongan kursi ketua.

Bukankah ada Plt ketua? Ditanya seperti itu, Edy lantas menjelaskan, berdasarkan AD/ART partai, jabatan Plt ketua paling lama hanya setahun.

Sementara, Plt ketua di tiga daerah tersebut telah menjabat selama setahun.

Baca Juga :  Bareskrim: 95 Korporasi Masuk Tahap Penyelidikan-Penyidikan Terkait Karhutla

Sebagai contoh, Plt ketua DPC Lampung Timur, Yandri Nazir. Ia diangkat menjadi Plt pada 3 September 2020.

Karena itu sesuai AD/ART, jabatan Yandri sudah habis pada September 2021.

“Dan, kekosongan jabatan di DPC ini yang bertanggung jawab adalah ketua DPD,” ungkapnya saat ditemui di kantornya.

Dengan penjelasannya ini, Edy menegaskan dirinya tidak memecat siapa pun.

Namun dia membenarkan memberikan tugas pada tiga sekretaris DPC untuk melaksanakan tugas-tugas ketua DPC yang telah habis masa jabatannya sebagai Plt.

“Jadi saya itu mecat siapa? Tidak Ada Pemecatan atau pemberhentian. Saya hanya memberikan tugas kepada sekretaris,” tandasnya.

Baca Juga :  Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Edy menyebut dirinya tidak punya maksud lain. Hanya langkah konsolidasi agar jangan sampai di daerah ada yang vakum.

Untuk alasan dirinya menugaskan sekretaris, imbuh Edy, urusan organisasi partai harus tetap berjalan. Sebab itu butuh seseorang yang bertanggungjawab untuk mengendalikannya

Edy juga menerangkan, apabila dirinya ingin mengangkat Plt ketua maka dia harus mengirim surat rekomendasi ke DPP.

“Kalau pengangkatan ketua itu kan harus melalui Surat Keputusan (SK). Sementara, ini kan hanya surat tugas (pada sekretaris untuk memimpin tiga DPC),” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Presiden PKS: Swasembada Pangan Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Petani
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Berita Terbaru

Kadisdikbud Provinsi Lampung Thomas Amrico saat diwawancarai di kantornya, Selasa (3/11/2026).

BREAKING NEWS

Unggah Dokumentasi TKA ke Medsos, 8 Sekolah di Lampung Kena Tegur

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:48 WIB