Ditargetkan Rp1,29 Triliun, PAD Kota cuma Terealisasi Rp537 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 2 Juli 2021 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Bandarlampung tahun 2020 turun hingga 65 persen.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020 di ruang sidang paripurna DPRD Bandarlampung, Jumat (2/7/2021).

Eva menerangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung salah satu yang terdampak langsung dari pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan pada triwulan kedua tahun 2020 perekonomian diharapkan tumbuh 6,5-6,8 persen. Namun faktanya mengalami kontraksi sebesar -3,57 persen dibanding periode sama tahun 2019 yang tumbuh 5,61 persen.

Eva mengatakan, PAD turun sebesar 65 persen disebabkan hampir aktivitas usaha di Bandarlampung lumpuh. Maka hasilnya berbanding terbalik saat kondisi normal di periode sama.

Baca Juga :  PWI Gandeng Disparekraf, Persiapan HPN dan Porwanas 2027 Digeber

Laporan keuangan APBD sudah diaudit oleh BPK RI Perwakilan Lampung pada 15 Maret hingga 30 April 2021.

Pendapatan pajak, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang disahkan, dan lain-lain dianggarkan Rp1,29 triliun. Tapi, terealisasi Rp537,54 miliar atau cuma 41,54 persen.

Sementara, pendapatan transfer yang terdiri dari transfer pemerintah pusat dan provinsi Rp1,63 triliun dan terealisasi Rp1,49 triliun atau 91,74 persen.

Kelompok lain pendapatan yang sah dianggarkan Rp123,15 miliar, terealisasi sebesar Rp114,41 miliar atau 94,9 persen.

“Total anggaran belanja 2020 ditetapkan sebesar Rp3,15 triliun. Dari anggaran tersebut hingga Desember 2020 terealisasi 67,5 persen atau Rp2,12 triliun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Inflasi 2,46 Persen, Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Komoditas

Rinciannya, belanja operasional Rp2,36 triliun, terealisasi Rp1,83 triliun atau 77,60 persen. Belanja modal Rp752,13 miliar, terealisasi Rp263,72 miliar atau 35,6 persen.

Lalu belanja yang tidak terduga yang dianggarkan Rp32 miliar, terealisasikan Rp26,42 miliar atau 82,62 persen.

Kemudian, anggaran penerimaan biaya sebesar Rp164,27 miliar, terealisasi sebesar Rp14,26 miliar atau 8,68 persen.

Sedangkan pengeluaran biaya dianggarkan Rp58 miliar, terealisasi Rp20,75 miliar atau 30,79 persen.

“Dari uraian tersebut pelaksanaan pendapatan anggaran tahun 2020 tersebut dianggaran Rp81 miliar lebih,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Sekda Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat, Berikut Daftar Nama-namanya
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
Pendapatan APBD Perubahan Lampung 2026 Turun Rp19,6 Miliar
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Sekda Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat, Berikut Daftar Nama-namanya

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027

Berita Terbaru