LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — DPRD Lampung bergerak cepat menindaklanjuti tuntutan massa aksi 13 April 2022 yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil (ALM).
Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengatakan sejumlah tuntutan mahasiswa telah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pimpinan DPR RI di Jakarta pada hari ini, Selasa (19/4/2022).
“Aspirasi yang sudah kami terima dari adik-adik mahasiswa pada tanggal 13 April kemarin, sudah kita dalami secara kelembagaan bahwa itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kondisi masyarakat saat ini,” katanya.
“Di mana yang disampaikan mereka dalam bentuk aspirasi. Alhamdulilah, aspirasi tersebut sudah kami terima dan kami antarkan kepada Presiden Republik Indonesia dan pimpinan DPR RI di Jakarta,” lanjut Mingrum.
Mingrum juga menyoroti salah satu tuntutan mahasiswa yang disampaikan kepada DPR, yaitu reformasi agraria.
“Kita akan monitor juga kok, salah satunya masalah reformasi agraria. Karena di Lampung juga masih ada konflik vertikal, antara masyarakat dengan coorporate atau BUMN dan persoalan mafia tanah sesuai dengan arahan presiden. Kita berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.
Mengenai rencana aksi lanjutan, Mingrum tidak melarang dan juga tidak mengizinkan. Ia hanya mengingatkan bahwa saat ini masih suasana bulan suci Ramadan.
“Untuk persoalan ini kita bukan berarti menghalangi aspirasi demokrasi dari adik-adik mahasiswa, tapi ini kan masih dalam suasana Ramadan. Lakukanlah hal-hal yang lebih bermanfaat, karena jika kita melakukan aksi parlementer di jalan itu apalagi memang aspirasi dan saluran komunikasinya tersumbat, selama itu tidak tersumbat saya rasa ya enggak perlu lagi ada parlemen jalanan,” tutup mantan aktivis di era 90-an ini. (*)
Red















