Duit Macet Pensiunan Guru Diperkirakan Rp4 M, Asisten Hotman Paris Polisikan Koperasi Betik Gawi

- Jurnalis

Selasa, 18 Oktober 2022 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Maya Meranti melaporkan persoalan Koperasi Betik Gawi ke Polda Lampung, Selasa (18/10/2022). Foto: Pandu

Putri Maya Meranti melaporkan persoalan Koperasi Betik Gawi ke Polda Lampung, Selasa (18/10/2022). Foto: Pandu

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Asisten pribadi (aspri) pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, Putri Maya Meranti, melaporkan Koperasi Betik Gawi (KBG) Bandarlampung ke Polda Lampung, Selasa (18/10/2022).

Putri mewakili ratusan pensiunan guru di Bandarlampung tentang dugaan tindak pidana penggelapan yang dilakukan oknum pengurus KBG.

Menurutnya, sebelum ini ada 139 orang pensiunan guru yang mengadu ke Hotman Paris. Namun seiring berjalannya waktu per Selasa (18/10/2022) jumlahnya menjadi 180 orang.

“Nilai dugaan penggelapan sekitar Rp4 miliar dalam kurun waktu tahun 2020 hingga 2022. Ada indikasi TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang),” tegasnya.

Baca Juga :  Batin Wulan Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas Sejak Usia Dini

Indikasi TPPU disebabkan uang ratusan guru itu adalah duit tabungan pribadi mereka. Bukan dari anggaran rutin untuk gaji.

“Uang tersebut murni gaji guru yang dipotong kemudian disimpan lalu ditabungkan di Koperasi Betik Gawi,” ujarnya.

Ia meminta pihak kepolisian menyelidiki ke mana aliran dana pensiunan tersebut. Termasuk dugaan disalahgunakan oleh oknum pengurus koperasi.

“Bukti yang kita berikan ada setoran, pemotongan, dan jumlah yang diterima. Sementara sangkaannya Pasal 378 dan 372 KUHP,” ungkapnya.

Hotman sebelumnya menjelaskan, pemotongan gaji per orang ada yang mencapai Rp20 juta (baca: Uang Pensiunan Guru Belum Cair, Koperasi Betik Gawi Mengaku Dananya Tidak Cukup).

Baca Juga :  Kapolri Cek Langsung Posko SAR Brimob, Tekankan Siaga Hadapi Lonjakan Arus Balik di Bakauheni

Dimintai tanggapannya, Ketua Koperasi Betik Gawi Bandarlampung, Joko Purwanto, mengatakan pihaknya bersama Disdik Bandarlampung membentuk Tim 11 guna mencari solusi pembayaran simpanan pensiunan.

Menurut Joko, persoalan ini murni permasalahan koperasi dan anggota, tidak berkaitan dengan Pemkot Bandarlampung.

Joko mengaku, proses pembayaran masih dijadwalkan karena dana yang tersedia tidak mencukupi lantaran banyak guru yang pensiun secara bersamaan. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung
Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan
Butik Indah Gelar Jumat Berkah Rutin, Owner Bagikan Puluhan Nasi Kotak di Bandar Lampung
Koperasi IJP Lampung Maju Sejahtera, Didukung Kementerian Koperasi dan UMKM
Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026
Ratusan Personel Diterjunkan, May Day di Bandar Lampung Dijaga Ketat dan Humanis
Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028
Berita ini 223 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:13 WIB

Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:51 WIB

Butik Indah Gelar Jumat Berkah Rutin, Owner Bagikan Puluhan Nasi Kotak di Bandar Lampung

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:35 WIB

Koperasi IJP Lampung Maju Sejahtera, Didukung Kementerian Koperasi dan UMKM

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:19 WIB

Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026

Berita Terbaru