LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Perwakilan pensiunan guru di kota Bandarlampung mengadukan nasibnya ke Hotman Paris Hutapea karena uang pensiun yang tak kunjung dibayarkan oleh Koperasi Betik Gawi Bandarlampung.
Dalam akun Instagramnya, Hotman Paris Hutapea mengatakan, ada perwakilan dari 139 pensiunan guru Kota Bandarlampung datang kepada dirinya.
“Mereka meminta haknya, dimana selama karir mereka gajinya dipotong dan dijanjikan akan dibayarkan sekaligus saat pensiun. Ada sekitar Rp20 juta lebih per orang,” ungkapnya dalam video di akun Instagramnya.
Dimintai tanggapannya, ketua Koperasi Betik Gawi Bandarlampung Joko Purwanto mengatakan, pihaknya bersama Disdik Bandarlampung membentuk tim 11 guna mencari solusi pembayaran simpanan pensiunan.
Menurut Joko, persoalan ini murni permasalahan Koperasi dan anggota, dan tidak berkaitan dengan Pemkot Bandarlampung.
Joko mengaku, proses pembayaran masih dijadwalkan, karena dan yang tersedia tidak mencukupi, lantaran banyak guru yang pensiun secara bersamaan.
“Sekarang masih kita data yang belum dibayar. Kita lihat berapa berapa simpanan dan pinjamannya. Baru kita bayar simpanan bersihnya,” kata dia ditemui usai dari ruang rapat Wali Kota Bandarlampung, Senin (17/10/2022).
Joko mengatakan, anggota koperasi betik ada 1073 orang dengan jumlah simpanan yang berbeda-beda, karena bergantung berapa tahun yang bersangkutan bergabung.
“Jadi melalui tim 11 saya konsentrasi ke pembayaran simpanan pensiun,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengaku telah diminta Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana untuk menyelesaikan permasalahan dengan baik, sehingga para pensiunan tidak kasihan.
“Insyaallah kita bisa menyelesaikan sebaik-baiknya. Uangnya insyaallah ada,” tandasnya. (*)
Red















