LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemprov Lampung akhirnya membagikan bonus ratusan atlet dan pelatih, Rabu (20/4/2022).
Bonus ini diberikan atas keberhasilan Lampung masuk sepuluh besar PON XX Papua pada 2-15 Oktober 2021.
Para atlet kebanggaan provinsi ini meraih 14 medali emas, 10 perak, dan 12 perunggu.
“Terima kasih atas prestasi yang telah dicapai dalam laga PON Papua XX. Ini merupakan sumbangsih dalam mengibarkan olahraga Lampung,” puji Gubernur Arinal.
Dalam penyerahan bonus secara simbolisi itu, Arinal menyatakan dirinya akan membangun Sport Center untuk mendukung kemajuan olahraga Lampung.
“Kita siapkan lahan di dekat exit tol, Itera. Nantinya untuk pusat olahraga dan musik,” kata Arinal.
Sementara, Ketua KONI Lampung, Yusuf Barussman, merincikan raihan medali di PON XX.
Sebanyak 12 dari 14 medali emas diperoleh dari atlet perorangan. Sedangkan dua lainnya dari beregu 2 orang dan beregu 15 orang.
Lalu, 9 dari 10 medali perak merupakan hasil perorangan dan satu beregu terdiri dari 16 orang.
Untuk perunggu, 11 dari 12 medali hasil perorangan dan satu beregu dua orang.
Total atlet yang mendapat bonus 76 orang dan pelatih 36 orang.
Peraih emas perorangan mendapat Rp250 juta, beregu dua orang masing-masing Rp187,5 juta, dan beregu 15 orang masing-masing Rp75 juta.
Peraih perak perorangan menerima Rp100 juta, beregu 16 orang masing-masing Rp30 juta.
Peraih perunggu perorangan menerima Rp50 juta dan perunggu beregu dua orang masing-masing Rp37,5 juta.
Untuk pelatih atlet peraih emas perorangan mendapat Rp125 juta, beregu dua orang masing-masing Rp75 juta, dan beregu empat orang masing-masing Rp56,25 juta.
Kemudian, pelatih atlet peraih perak perorangan menerima Rp50 juta dan beregu empat orang masing-masing Rp24 juta.
Untuk peltaih atlet peraih perunggu perorangan menerima Rp25 juta dan beregu dua orang masing-masing nendapat Rp15 juta.
Selain itu, bonus juga diberikan kepada atlet dan pelatih cabang olahraga yang tidak meraih medali.
Sebanyak 77 atlet masing-masing menerima Rp3 juta dan 36 pelatih masing-masing Rp2,5 juta.
Bonus juga diberikan kepada atlet dan pelatih cabang olahraga eksibisi dengan rincian 19 emas (17 perorangan, 1 beregu 4 orang, dan 1 beregu 6 orang).
Kemudian, 7 perak (5 perorangan, 1 beregu 6 orang, dan 1 beregu 8 orang). Serta, 11 perunggu (10 perorangan dan 1 beregu 7 orang).
Atlet peraih emas eksibisi perorangan mendapat Rp50 juta, beregu 4 orang masing-masing Rp37,5 juta, dan beregu 6 orang masing-masing Rp25 juta.
Kemudian, peraih perak perorangan menerima Rp20 juta, beregu 6 orang masing-masing Rp10 juta, beregu 8 orang masing-masing Rp6 juta.
Peraih perunggu perorangan menerima Rp10 juta dan perunggu beregu 7 orang masing-masing Rp5 juta.
Pelatih atlet eksibisi peraih emas perorangan mendapat Rp25 juta, beregu 2 orang masing-masing Rp30 juta, dan beregu 2 orang masing-masing Rp22,5 juta.
Kemudian, pelatih atlet peraih perak perorangan Rp10 juta, beregu 2 orang masing-masing Rp9 juta, dan perak beregu 2 orang masing-masing Rp4,8 juta.
Pelatih atlet peraih perunggu perorangan Rp5 juta dan beregu 2 orang masing-masing Rp5,25 juta.
“Bonus ini akan langsung ditransfer rekening atlet dan pelatih mulai hari ini,” ujar Yusuf.
Meiyusi Ade Putra, peraih medali emas senam palang sejajar mengaku senang dengan cairnya bonus PON ini.
“Alhamdulillah akhirnya keluar juga,” ungkap dia.
Ia menyebutkan akan mempergunakan bonus tali asih ini sebagai tambahan modal usaha. (*)
Red















