Gruduk PTPN I Lampung, Ratusan Buruh Tuntut Kepastian Status Kerja

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Ratusan buruh menggeruduk Kantor Regional PTPN I Lampung, Jalan Teuku Umar, Kedaton, Kota Bandar Lampung, Senin (22/9/2025).

Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes buruh nasional yang terus bergulir sepanjang 2025, menyoroti kebijakan manajemen perusahaan yang dinilai merugikan pekerja.

Koordinator lapangan sekaligus Ketua Federasi Pergerakan Serikat Buruh Indonesia (FPSBI) cabang Lampung, Yohanes Joko Purwanto, menyampaikan bahwa demonstrasi ini bertujuan untuk menekan manajemen PTPN I agar segera merespons aspirasi buruh terkait status pekerjaan dan kesejahteraan.

“Kami tidak akan diam melihat kebijakan yang meminggirkan hak-hak dasar pekerja. PTPN I sebagai BUMN harus bertanggung jawab atas nasib ribuan buruh di Lampung,” ujar Purwanto.

Baca Juga :  Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Massa FPSBI menyampaikan tiga tuntutan pokok yang ditujukan langsung kepada manajemen PTPN I Regional Lampung.

Pertama, buruh menuntut agar pekerja kontrak dan borongan segera diangkat menjadi karyawan tetap (dinas).

“Banyak saudara kami yang sudah bertahun-tahun bekerja tanpa jaminan masa depan. Ini saatnya PTPN I memberikan kepastian,” tegas Purwanto.

Kedua, mereka memprotes praktik perekrutan pekerja borongan oleh investor eksternal, dan menuntut konversi status menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk outsourcing yang merugikan hak buruh atas perlindungan sosial.

Baca Juga :  PWI Lampung Gelar Seleksi Ketat Atlet Porwanas 2027, Catur dan Domino Bidik Medali Emas

Ketiga, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi buruh di tengah tantangan ekonomi, massa menuntut pembayaran bonus satu bulan gaji penuh.

“Kami sudah berjuang keras untuk produksi, tapi manajemen enggan berbagi hasil. Bonus ini hak kami,” tambah Purwanto.

Sampai berita diterbitkan, Manajemen PTPN I Lampung belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi ini. (*)

Berita Terkait

Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper
Revitalisasi Pasar Dekon Lampura Tak Kunjung Rampung, Pedagang Mulai Pertanyakan Uang yang Disetor
Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karhutla Kembali Melanda TNBBS di Pesisir Barat, Lebih dari 3 Hektare Terbakar
Prabowo Cek Kondisi Pengungsi di Nagekeo
Habiburokhman Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Revitalisasi Pasar Dekon Lampura Tak Kunjung Rampung, Pedagang Mulai Pertanyakan Uang yang Disetor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Karhutla Kembali Melanda TNBBS di Pesisir Barat, Lebih dari 3 Hektare Terbakar

Berita Terbaru