Gubernur Lampung Bersama Pemprov Bengkulu Teken MoU, Komitmen Pengembangan Potensi Daerah dan Pelayanan Publik

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Pelayanan Publik.

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (27/11/2025).

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut kerja sama tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-dua provinsi yang memiliki jejak sejarah serupa di Sumatera bagian Selatan.

Ia menegaskan bahwa MoU ini diarahkan untuk mempercepat kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Lampung maupun Bengkulu.

Tiga pilar utama kerjasama yang menjadi fokus pembahasan, diantaranya:

1. Peningkatan kualitas SDM.

Mirza menyoroti masih tingginya angka lulusan SMA dan SMP di Lampung yang tidak melanjutkan pendidikan, sehingga berdampak pada meningkatnya pengangguran dan persoalan sosial seperti maraknya pengiriman TKI dan tingginya angka perceraian.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Genjot PAD, Potensi Pajak dan Aset Daerah Mulai Dipetakan

Ia menekankan bahwa SDM unggul harus dibangun melalui moral, integritas, serta nilai keagamaan sejak dari keluarga.

2. Kemandirian pangan dan ekonomi inklusif.

Kerja sama ini menitikberatkan pada penguatan ekonomi yang berpihak pada masyarakat lokal, termasuk memastikan ketersediaan pangan murah dan menjaga stabilitas inflasi.

3. Hilirisasi komoditas unggulan.

Mirza menegaskan perlunya meningkatkan nilai tambah komoditas besar seperti kopi dan sawit.

Kopi Lampung dan Bengkulu yang memiliki karakter kuat selama ini masih banyak diekspor dalam bentuk biji mentah.

Dengan hilirisasi, potensi nilai ekonomi kopi yang kini berkisar Rp18-20 triliun diproyeksi naik hingga Rp35-40 triliun per tahun.

Mirza juga menyampaikan visi besar menjadikan Lampung dan Bengkulu sebagai poros pangan nasional.

Baca Juga :  LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran

“Kita buat visi baru, Pak Gub. Bengkulu–Lampung harus mampu memberi makan provinsi lain. Kalau kerja sama dengan orang saleh, insya Allah banyak keberkahannya,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan bahwa MoU tersebut merupakan komitmen nyata untuk memperkuat kerja sama antar-daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia memaparkan filosofi pembangunan Bengkulu yang disebut Mitigasi Langit, prinsip bahwa pembangunan tidak boleh membawa penderitaan, melainkan harus menjamin hak-hak dasar rakyat.

“Mitigasi langit itu tolong yang di bumi, maka yang di langit akan menolongmu. Pembangunan harus menghadirkan kebahagiaan, bukan menyingkirkan masyarakat,” tegas Helmi.

MoU ini juga diperkuat dengan slogan persahabatan “Makan-makan, Jalan-jalan” untuk saling mempromosikan potensi wisata.

Helmi Hasan mengajak masyarakat Lampung berkunjung dan berwisata ke Bengkulu. (*)

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:57 WIB

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Berita Terbaru