Gubernur Lampung Pastikan Hadiri HPN 2026 di Banten

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah menyerahkan undangan HPN ke Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Jumat (23/1/2026).

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah menyerahkan undangan HPN ke Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Jumat (23/1/2026).

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dijadwalkan menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Mirza saat menerima undangan resmi dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Wirahadikusumah, di ruang kerjanya, Jumat (23/1/2026).

“Terima kasih undangannya, saya akan hadir. Nanti protokol yang menjadwalkan,” ujar Mirza sambil menyerahkan undangan HPN kepada stafnya.

Dalam kesempatan itu, Mirza juga menyampaikan apresiasi atas anugerah kebudayaan yang diberikan PWI kepada Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan melestarikan tradisi budaya Cangget Bakha.

Baca Juga :  Final Piala Dunia 2026, Lampura Gelar Nobar Serentak di Tiga Lokasi: Ada Kuis Berhadiah hingga Lomba Gaple

“Keren, keren. Selamat kepada Pak Hamartoni. Tentunya anugerah kebudayaan ini bisa menjadi inspirasi bagi bupati dan wali kota lainnya di Lampung,” kata Mirza.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengungkapkan bahwa seni budaya Lampung akan turut mewarnai rangkaian HPN 2026. Salah satunya melalui penampilan tari Bedayo Abung Siwo Migo dari Lampung Utara yang dijadwalkan tampil pada 8 Februari 2026.

Baca Juga :  DPR Ungkap Biang Kelangkaan Solar: Kuota Minim hingga Praktik “Ngecor”

“Selain Pak Hamartoni menerima anugerah kebudayaan, tari Bedayo Abung Siwo Migo juga akan ditampilkan dalam rangkaian HPN,” ujar Wira.

Sebagai informasi, Cangget Bakha merupakan ajang silaturahmi sakral bagi para pemuda dan pemudi Lampung atau muli-mekhanai yang digelar saat bulan purnama. Tradisi ini sarat dengan nilai adat dan kebersamaan.

Sementara tari Bedayo Abung Siwo Migo adalah tarian kebesaran sembilan marga masyarakat Lampung Abung yang mencerminkan nilai persatuan, kehormatan, dan identitas budaya Lampung. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Waspada! Pencatutan Nama PWI dan Media Lokal
PWI Pusat Desak Hotman Paris Klarifikasi dan Minta Maaf, Tegaskan Martabat Wartawan Tak Boleh Direndahkan
Harga Sayuran, Telur, Beras hingga Ayam Melonjak, Pedagang Pasar Keluhkan Daya Beli Warga Merosot
Pemkab Lampura Matangkan Ukom Eselon II, BKPSDM Masih Koordinasi dengan BKN
Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
Kunjungi Kawasan Budaya Randu Mas di Lamtim, Ini Pesan Gibran
Naik Perahu, Gibran Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Way Bungur
LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 08:48 WIB

Waspada! Pencatutan Nama PWI dan Media Lokal

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:02 WIB

PWI Pusat Desak Hotman Paris Klarifikasi dan Minta Maaf, Tegaskan Martabat Wartawan Tak Boleh Direndahkan

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:40 WIB

Harga Sayuran, Telur, Beras hingga Ayam Melonjak, Pedagang Pasar Keluhkan Daya Beli Warga Merosot

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:26 WIB

Pemkab Lampura Matangkan Ukom Eselon II, BKPSDM Masih Koordinasi dengan BKN

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:39 WIB

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Americo.
Foto: Farida Nurazizah

PENDIDIKAN

LPK Jadi Gerbang, 193 Lulusan Lampung Dibekali Skill ke Jepang

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:50 WIB