Hari Kelima Pascabencana NTT, Pemerintah Kembali Kirim 65 Ton Logistik

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT – Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, lima pesawat kembali diberangkatkan untuk membawa bantuan logistik bagi masyarakat terdampak pada hari kelima pascabencana, Rabu (19/8/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, lima pesawat tersebut mengangkut total 65 ton logistik.

Dengan tambahan pengiriman itu, total bantuan yang telah diangkut pemerintah sejak hari pertama bencana mencapai 253 ton.

“Jadi, sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik, baik itu makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan oleh warga terdampak di NTT,” ujar Teddy di Posko Bantuan NTT, Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (19/8/2026).

Pemerintah menyiapkan dua posko utama sebagai pusat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.

Baca Juga :  Sambut Ribuan Wartawan, PWI-Disparekraf Lampung Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027

Posko Labuan Bajo menjadi titik distribusi bantuan untuk sejumlah wilayah, meliputi Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada.

Sementara dari Posko Maumere, bantuan akan disalurkan ke wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Untuk mempercepat distribusi, pemerintah mengoptimalkan sejumlah jalur transportasi. Jalur udara dikerahkan menggunakan helikopter, pesawat Cassa, hingga pesawat berukuran lebih kecil untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan.

Distribusi juga dilakukan melalui jalur laut. Tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut telah dikerahkan untuk mendukung pengiriman bantuan. Selain itu, satu kapal rumah sakit juga telah berada di lokasi untuk membantu penanganan korban bencana.

Sementara akses jalur darat kini kembali normal dan dapat dilalui.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” kata Teddy.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

Pemerintah, lanjut dia, terus memantau perkembangan penanganan bencana di NTT. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat terdampak segera terpenuhi.

“Pemerintah terus memantau penanganan bencana di sana sehingga diharapkan pelaksanaan penanganan dapat berjalan cepat, seluruh logistik dapat secepat mungkin diterima oleh masyarakat,” tuturnya.

Teddy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Mulai dari aparat, masyarakat, relawan, hingga berbagai unsur lainnya.

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapapun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Ukom Pejabat Eselon II Lampura Dimulai, 11 Jabatan Masih Kosong
UMKO dan ‘Aisyiyah Sindang Sari Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT
Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Hari Kelima Pascabencana NTT, Pemerintah Kembali Kirim 65 Ton Logistik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

UMKO dan ‘Aisyiyah Sindang Sari Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:50 WIB

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:10 WIB