Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Proses penjaringan calon Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung periode 2025–2030 rampung di tingkat daerah. Hasil rapat pleno DPC dan PAC se-Lampung menempatkan Sudin sebagai kandidat dengan dukungan paling dominan.
Dalam rekapitulasi, Ketua DPD PDIP Lampung itu berhasil mengantongi dukungan penuh 15 DPC dan 205 PAC dari total 229 PAC yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.
Dukungan itu jauh mengungguli kandidat lain. Umar Ahmad berada di posisi kedua dengan 10 DPC dan 53 PAC, disusul Sekretaris Sutono dengan 5 DPC dan 54 PAC.
Sementara itu Bendahara Kostiana meraih 7 DPC dan 49 PAC, serta Anggota DPR RI Mukhlis Basri hanya memperoleh dukungan dari 1 DPC dan 29 PAC.
Nama-nama lain seperti Yanuar Iriawan, Endro Yahman, Palgunadi, Ali Johan Arif, Winarti, Sahdana, Lesti Putri Utami, Budhicondro, hingga Watoni Nurdin juga ikut mendapat dukungan, tetapi jumlahnya relatif kecil.
Hasil rekapitulasi tersebut ditetapkan dalam rapat pleno DPD PDIP Lampung yang digelar di Sekretariat DPD, Jumat (6/9/2025).
Meski kuasai dukungan mayoritas, Sudin menegaskan jadwal Konferda sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.
“Saat ini baru diusulkan nama-nama ketua DPC 15 kabupaten/kota. Setelah itu akan diverifikasi, dan akan ditetapkan jadwal Konferda kapan akan dilaksanakan,” kata Sudin, Sabtu (6/9/2025).
Ia juga menyebut ada 14 nama dari Lampung yang telah mengikuti psikotes sebagai calon ketua, mulai dari dirinya, Sutono, Mukhlis Basri, I Ketut Suwendra, Lesti Putri Utami, hingga Budi Condro Wati.
“Tidak ada istilah dapat dukungan banyak, karena semua keputusan ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Selain itu tidak ada lagi,” pungkas Sudin. (*)









