Jalur Menuju Pantai Minang Rua Kembali Makan Korban, Dua Orang Meninggal

- Jurnalis

Rabu, 2 Juni 2021 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan – Sebuah mobil jenis minibus bernomor polisi BE 1483 RX masuk jurang saat menuju wisata pantai Minang Rua, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (1/6/2021).

Akibat kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia sementara tiga orang lain mengalami luka ringan.

Menurut Kasat Lantas Polres Lamsel AKP Edwin DW, kecelakaan itu terjadi saat mobil melalui jalur curam di destinasi wisata tersebut. Namun kendaraan diduga dalam kondisi kurang baik, dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com).

“Saat di pintu masuk Minang Rua, penjaga bertanya tentang kondisi kendaraan dan pengemudi yang bernama Supriyono mengatakan mobil dalam kondisi baik. Mobil lalu berjalan menurun kemudian langsung hilang kendali,” kata Edwin.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Ganti Plang Nama, Kantor Imigrasi Lampung Selatan Diuji Kualitas Layanan dan Pengawasan TPI

Karena kehilangan kendali, lanjut Edwin, mobil langsung masuk ke dalam jurang dan kondisinya terbalik.

“Menurut saksi mata, pengemudi mencoba mengendalikan kendaraan agar tidak menabrak perbukitan di bagian kanan, kendaraan diarahkan ke kiri dan langsung masuk ke jurang,” terus Edwin.

Setelah kejadian, para korban yang diduga satu keluarga warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran itu, langsung dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda.

Baca Juga :  Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block

Dua korban meninggal dunia adalah warga Desa Bumi Agung bernama Supriyono (58) dan Komariah (55).

Lalu korban luka-luka yakni Anisa (21) dan Ria (24) yang juga warga Desa Bumi Agung, serta satu orang warga Desa Dono Mulyo, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan bernama Endang Safitri (24).

Sebelumnya, awal Juni 2020 lalu, tiga orang meninggal dunia saat akan ke Wisata Minang Rua setelah mobil bus yang mereka tumpangi juga masuk ke jurang. (*)

Red

Berita Terkait

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block
Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
Bukan Sekadar Ganti Plang Nama, Kantor Imigrasi Lampung Selatan Diuji Kualitas Layanan dan Pengawasan TPI
Tingkatkan Keterpaduan Data di Gerbang Sumatera, Imigrasi Lampung Selatan Gelar Forum Sosialisasi
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Berita ini 317 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:37 WIB

PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:56 WIB