Malaysia-Singapura Kritik Asap Karhutla, Dasco:Tak Perlu Tersinggung, Jawab dengan Kerja Teruji

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta kritik dari Malaysia dan Singapura terkait kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lintas batas disikapi secara terbuka.

Menurut dia, kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan, tetapi harus dijawab melalui kerja nyata yang hasilnya dapat diuji.

Pernyataan itu disampaikan Dasco dalam video pernyataan resmi Pimpinan DPR RI untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).

Dasco mengatakan, Indonesia mendengar perhatian, kritik, dan rekomendasi dari Malaysia dan Singapura, termasuk suara yang berkembang di parlemen negara sahabat.

Namun, dia menegaskan, menghargai kritik tidak berarti harus menerima seluruh penilaian yang disampaikan.

“Kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan. Kritik perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji,” kata Dasco.

Menurut dia, hal terpenting dalam penanganan kabut asap lintas batas ialah melindungi masyarakat terdampak, memperkuat langkah pencegahan dan penegakan hukum, serta memulihkan lingkungan.

Selain itu, Dasco menekankan pentingnya memastikan tanggung jawab pelaku usaha, termasuk perusahaan yang memiliki rantai kegiatan lintas negara.

Baca Juga :  BGN Tutup 1.999 Dapur MBG karena Belum Daftar SLHS

Dia menilai, persoalan kabut asap lintas batas tidak cukup ditangani melalui respons saat krisis terjadi.

Diperlukan langkah pencegahan dan kerja sama regional yang lebih erat agar persoalan serupa dapat ditangani secara berkelanjutan.

Karena itu, Dasco mendorong parlemen-parlemen di kawasan ASEAN memperkuat kerja sama, tidak hanya ketika menghadapi krisis, tetapi juga dalam mengantisipasi berbagai persoalan lintas negara.

Kerja sama tersebut, kata dia, perlu mencakup pencegahan bencana, keamanan siber, ketahanan pangan dan energi, hingga penyelesaian berbagai persoalan yang berdampak lintas batas.

“Kita tidak dapat memilih tetangga, tetapi kita dapat memilih cara bertetangga. Saling menghormati, berbicara terus terang, dan mencari jalan keluar bersama,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Dasco juga mengaitkan semangat Hari Sumpah Pemuda dengan tanggung jawab parlemen dalam menjaga persatuan dan memperjuangkan kepentingan nasional.

Dia mengingatkan, perbedaan partai politik, fraksi, maupun daerah pemilihan tidak boleh menjadi penghalang bagi para wakil rakyat untuk berdiri bersama ketika konstitusi dan keselamatan bangsa membutuhkan.

Baca Juga :  Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Menhub Pastikan Tiket Penumpang Di-refund 100 Persen

Menurut Dasco, parlemen harus mengambil peran dalam memperbaiki tata kelola negara sekaligus menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan nasional melalui kewenangan konstitusionalnya.

“Partai adalah jalan pengabdian. Fraksi adalah sarana memperjuangkan aspirasi. Tetapi Indonesia adalah amanah kita bersama,” tuturnya.

Dia menegaskan, semangat Bhinneka Tunggal Ika bukan berarti menghapus perbedaan, melainkan mengelolanya dengan kedewasaan dalam bingkai kedaulatan rakyat, negara hukum, hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dasco juga mengingatkan bahwa kecintaan terhadap tanah air tidak berarti menutup mata terhadap kekurangan yang ada.

Sebaliknya, kecintaan tersebut harus diwujudkan melalui keberanian untuk memperbaiki berbagai persoalan bangsa.

“Cinta tanah air bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Justru karena mencintai negeri ini, kita harus berani memperbaikinya,” kata Dasco.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Dasco mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan sekaligus membuktikan komitmen kebangsaan melalui kerja nyata, termasuk dalam menangani persoalan lingkungan dan memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga. ***

Berita Terkait

Prabowo ke Atlet Asian Games dan Asian Para Games: Saudara Telah Berjuang Membela Kehormatan Bangsa
Prabowo Buktikan Atlet Punya Masa Depan, Bonus Emas Asian Games dan Asian Para Games 2026 Tembus Rp3 Miliar
Kepala BGN Sudaryono Ungkap Mafia Titik Dapur MBG, Yayasan Calo Diduga Raup Rp1 Miliar Sehari
Momen ‘Quality Time’ Induk Harimau Sumatera dan Tiga Anaknya Terekam Kamera di Way Kambas, Asik Minum Bareng
Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang
Prabowo Minta Riset Karhutla Dipercepat, BRIN Kembangkan Model Perambatan Api
Presiden Prabowo Tekankan Perlindungan Kekayaan Negara dalam Penyempurnaan Aturan Korupsi
Karhutla Way Kambas Mereda Usai Hujan, Gubernur Pastikan Satwa Aman
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Prabowo ke Atlet Asian Games dan Asian Para Games: Saudara Telah Berjuang Membela Kehormatan Bangsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Prabowo Buktikan Atlet Punya Masa Depan, Bonus Emas Asian Games dan Asian Para Games 2026 Tembus Rp3 Miliar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Kepala BGN Sudaryono Ungkap Mafia Titik Dapur MBG, Yayasan Calo Diduga Raup Rp1 Miliar Sehari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Momen ‘Quality Time’ Induk Harimau Sumatera dan Tiga Anaknya Terekam Kamera di Way Kambas, Asik Minum Bareng

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Malaysia-Singapura Kritik Asap Karhutla, Dasco:Tak Perlu Tersinggung, Jawab dengan Kerja Teruji

Berita Terbaru

Kondisi terkini TPA Bakung, Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:06 WIB