Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Bandarlampung Hentikan PTM Terbatas Mulai 7 Februari

- Jurnalis

Kamis, 3 Februari 2022 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat konpersi pers di Ruang Rapat walikota, Kamis (3/2/2022), (foto: Sulaiman)

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat konpersi pers di Ruang Rapat walikota, Kamis (3/2/2022), (foto: Sulaiman)

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memutuskan menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Penghentian ini mulai berlaku pada 7 Februari 2022.

Rencana Pemkot untuk memberlakukan PTM 100 persen di Paud, SD, dan SMP juga ditunda hingga dua pekan ke depan.

Sebelumnya, Pemkot berencana akan menggelar PTM 100 persen mulai 7 Februari. Rencana tersebut batal seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Bandarlampung.

Per Rabu (2/2/2022), kasus Covid–19 di Bandarlampung bertambah 22 orang. Peningkatan juga terjadi pada Selasa (1/2/2022), dengan tambahan 35 kasus.

Baca Juga :  BPBD Tubaba Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga dan Sekolah Terdampak Kekeringan

“Kemarin sudah melaksanakan antigen di sekolah. SMTI dari 805 siswa, terpapar 5 orang, penyemprotan tersebut, mudah-mudah tidak menyebar, kami juga melakukan tes lagi di sekolah tersebut,” ujar Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dalam konferensi pers di ruang rapat kantor wali kota, Kamis (3/2/2022).

Eva mengaku terpaksa memutuskan penghentian PTM dengan berat hati. Karena menurutnya, sudah banyak yang terpapar Covid-19.

Dia pun meminta wali murid, guru dan masyarakat untuk kembali melaksanakan sekolah daring (dalam jaringan).

Jika dua pekan ke depan Covid-19 membaik, Eva berjanji akan melakukan PTM kembali. Ia pun meminta masyarakat untuk mengikuti kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I

“PTM ditiadakan tetapi melalui daring. Untuk anak-anak yang ujian dan ulangan, anak-anak dinyatakan naik kelas semua dan lulus semua, ini kebijakan dari Pemkot Bandarlampung,” kata dia.

Hingga saat ini, sudah 130 warga Bandarlampung terpapar Covid-19. Sebanyak 27 pasien dirawat dan sisanya sudah sembuh.

“Jadi 75 persen melakukan isoman, karena gejala yang ringan karena sudah vaksin,” ujar Eva. (*)

Red

Berita Terkait

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Selasa, 29 September 2026 - 09:16 WIB

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Berita Terbaru

LC TV Story

Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:22 WIB

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB