Ketua TP PKK Lampung Buka Wedding Story 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Pertumbuhan Industri Pernikahan Lokal 

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza, yang akrab disapa Batin Wulan, membuka secara resmi kegiatan Wedding Story 2026, di Swiss-Belhotel Bandarlampung, Jumat (16/1/2026),

Wedding Story yang berlangsung pada 16 – 18 Januari 2026 di Swiss-Belhotel Bandar Lampung ini merupakan kegiatan pameran pernikahan yang memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dan pelaku usaha jasa pernikahan dalam satu rangkaian kegiatan.

Pameran ini menjadi ruang berbagi informasi dan referensi bagi masyarakat dalam mempersiapkan pernikahan.

Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 30 pelaku usaha jasa pernikahan yang bergerak di bidang dekorasi, busana dan gaun pengantin, tata rias, penyelenggaraan acara, serta layanan pendukung lainnya.

Dalam sambutannya, Batin Wulan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Wedding Story yang dinilainya sebagai wadah positif dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif, khususnya sektor jasa pernikahan yang melibatkan banyak pelaku UMKM lokal.

“Kami Tim Penggerak TP PKK Provinsi Lampung sangat mengapresiasi terselenggaranya acara ini karena melibatkan banyak pelaku UMKM lokal, mulai dari busana, tata rias, dekorasi, kuliner, hingga kerajinan tangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Harga Sayuran, Telur, Beras hingga Ayam Melonjak, Pedagang Pasar Keluhkan Daya Beli Warga Merosot

Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana edukasi dan inspirasi bagi masyarakat dalam mempersiapkan pernikahan secara lebih matang, terutama di awal tahun 2026.

Sejalan dengan program TP PKK, Batin Wulan menekankan pentingnya menjadikan pernikahan sebagai pintu masuk dalam membangun keluarga berkualitas, sehat, berketahanan, dan bebas stunting, mengingat keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

“Kami mengajak para calon pengantin agar mempersiapkan pernikahan tidak hanya dari sisi seremonial, tetapi juga kesiapan mental, kesehatan, ekonomi, dan nilai-nilai keluarga, karena pernikahan adalah awal membangun keluarga yang harmonis, berdaya, dan sejahtera,” tuturnya.

Batin Wulan juga mendorong para pelaku usaha dan vendor jasa pernikahan untuk terus menjaga kualitas layanan, menjunjung tinggi etika usaha, serta mengedepankan kreativitas yang berakar pada budaya lokal Lampung.

Menurutnya, industri pernikahan dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus sarana pelestarian budaya daerah.

Baca Juga :  PWI Gandeng Disparekraf, Persiapan HPN dan Porwanas 2027 Digeber

“Kami berharap para vendor terus menjaga kualitas layanan dan kreativitasnya, serta mengedepankan kekayaan budaya lokal Lampung agar industri pernikahan tumbuh secara berkelanjutan,” tambahnya.

Kepada penyelenggara dan mitra pendukung, Batin Wulan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah kolaborasi UMKM serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja, khususnya bagi perempuan dan keluarga.

Menutup sambutannya, Batin Wulan menyampaikan harapan agar Wedding Story 2026 dapat memberikan manfaat maksimal bagi calon pengantin, pelaku usaha, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Marilah kita sama-sama menikmati acara yang luar biasa ini, dan saya mengucapkan selamat kepada para vendor yang terus berjuang menjaga kualitas dan kreativitasnya,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Wedding Story 2026, diharapkan terbangun sinergi antara pelaku industri pernikahan, UMKM, dan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif daerah sekaligus mendorong terbentuknya keluarga Lampung yang sehat, harmonis, dan sejahtera. (*)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT
Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia
Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:50 WIB

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB