Kisah Kodri Si Sopir Angkot: Cari Rp50 Ribu Sekarang Susahnya Minta Ampun

- Jurnalis

Kamis, 22 Juli 2021 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kodri terihat memarkirkan mobil angkutan kota (angkot) nya di tepi jalan depan Taman Tugu Juang Bandarlampung. Tulisan “Cantik” terihat di bagian kaca depan angkotnya. Sambil melirik ke arah seberang dan belakang, Kodri membuka pintu angkotnya dengan perlahan.

Kepalanya ia tutupi dengan topi untuk menghindari teriknya cahaya matahari siang itu. Waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB. Ia lalu berdiri bersandar di badan mobilnya, sembari mengangkat tangan untuk menawarkan tumpangan kepada orang-orang yang berjalan kaki.

Warga Kecamatan Tanjungsenang berperawakan kurus dan kulit hitam itu, harus bersabar menanti penumpang yang ingin naik kendaraannya. Sebab, pemberhentiannya itu bukanlah tempat biasa ia menunggu penumpang.

Ia terpaksa kesana karena tak diizinkan melintas di jalur yang biasa dilalui. Sehingga Kodri terpaksa memutar ke arah jalur pulang sesuai jurusan angkutannya, yakni Wayhalim-Tanjungkarang.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Peringati Hari Kartini 2026, Wulan Mirza Ajak Kalangan Perempuan Inspirasi Penguatan Pembangunan Pendidikan

“Biasanya saya (cari penumpang) di depan Mal Ramayana. Tapi karena lagi ditutup (akibat PPKM Level 4), terpaksa ngetem disini,” ujarnya kepada rilisid.lampung (group lampungcorner.com) yang menemaninya menunggu penumpang pada Kamis (22/7/2021) siang.

Pria berumur 53 tahun yang sudah bertahun-tahun menjalani profesi sebagai sopir angkot itu, lantas bercerita tentang sulitnya kini mencari penumpang di tengah persaingan dengan taksi dan ojek online yang menjamur.

Memakai masker kain yang terlihat sedikit kotor, suaranya terdengar berat saat ia menceritakan semakin sulitnya mencari uang setoran ke pemilik angkot.

“Sekaranng nyari 50 ribu rupiah saja susahnya minta ampun. Belum minyak sama makan kita. Kalau lebih baru bisa bawa pulang duit ke rumah,” tuturnya sambil matanya tak lepas mencari calon penumpang.

Baca Juga :  Wagub Jihan Panen Raya Melon, Hasil Pengembangan Smart Greenhouse SMKN Pertanian Pembangunan Natar

Meski demikian, perantau asal Palembang yang kemudian berkeluarga di tanah Lampung itu mengatakan ia tak putus asa dalam usahanya mencari nafkah untuk anak dan istri yang selalu setia menantinya di rumah.

“Mau bagaimana lagi, harus tetap usaha kan. Kalau sudah usaha pasti Allah kasih (rejeki), doanya semoga corona cepat selesai,” ujarnya sembari izin untuk melanjutkan perjalanan, mengantar satu penumpang yang sudah masuk ke dalam angkotnya.

Kursi penumpang yang masih banyak kosong itu pun terlihat jelas saat angkotnya berlalu. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026
Wagub Jihan Hadiri Rapat Pleno TPAKD, Dorong Percepatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
Gubernur Mirza TApresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:14 WIB

Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026

Berita Terbaru