Komisi IV DPRD Lamsel, Minta Disdik Evaluasi dan Membuat Kebijakan Tegas Terkait Study Tour

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, tidak melarang sekolah mengadakan “study tour” siswa ke luar kota.

Namun, pihak sekolah diminta memperhatikan sejumlah hal sebelum menggelar kegiatan tersebut.

“Kami, DPRD, telah menyerap seluruh masukan dan tanggapan dan akan memberikan imbauan kepada pemerintah bahwa outing class atau study tour masih boleh tetap dilaksanakan, namun dengan berbagai macam catatan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Rosdiana usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Kamis (30/1/2025).

Study tour atau kunjungan edukasi ke berbagai kota, menjadi beban tersendiri bagi sebagian orang tua yang berada dalam kondisi ekonomi ke bawah.

Baca Juga :  Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan

Kondisi ini menjadi sorotan Komisi IV DPRD Lampung Selatan, la meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mengevaluasi dan membuat kebijakan tegas terkait study tour yang dilakukan oleh sekolah-sekolah ke luar kota.

la mengungkapkan banyak menerima laporan dan keluhan para orang tua terkait kebijakan study tour tersebut.

“Kami menerima aduan dari wali murid banyak yang mengeluh tentang kegiatan study tour sekolah, meskipun tidak ikut dalam study tour namun diwajibkan untuk membayar. Ini sangat membebani bagi wali murid. Memang tidak diwajibkan, tapi dianjurkan oleh gurunya. Kalau sudah kata dianjurkan berarti anak-anak itu pengen ikut semuanya. Bagi yang mampu bisa dia ikut, tapi yang tidak mampu kasihan orang tuanya,” ungkap politisi dari partai PD-Perjuangan itu.

Baca Juga :  Akses Berobat Kian Terjamin, Kepesertaan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen

la meminta Pemerintah Lampung Selatan, melalui Disdik mengevaluasi kegiatan study tour yang memakan biaya yang banyak dan membebankan orang tua.

“Kalau misalnya Rp 2 juta saja per orang dan ada dua orang dalam satu keluarga, berarti Rp 4 juta, belum lagi biaya makan dan jajan selama di sana ini sangat membebani wali murid.”tegasnya. (Red)

Berita Terkait

Akses Berobat Kian Terjamin, Kepesertaan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen
Meski Visa Turun, PNBP Imigrasi Justru Naik Jadi Rp2,82 Triliun
IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh
SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan
Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama
Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan
Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:48 WIB

Akses Berobat Kian Terjamin, Kepesertaan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:59 WIB

Meski Visa Turun, PNBP Imigrasi Justru Naik Jadi Rp2,82 Triliun

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:52 WIB

IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:44 WIB

SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:59 WIB

Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN

Berita Terbaru